ginekologi estetik

kategori ini membahas bagaimana mendapatkan kecantikan paripurna bagi wanita tidak hanya tubuh yang tampak namun juga organ intim wanita

Kandungan

kategori ini membahas penyakit dan pengobatan kelainan pada kandungan, anatomi wanita,kontrasepsi, seksologi dan kesehatan wanita secara umum

Kehamilan

kategori ini membahas tentang seluk beluk kehamilan; sebelum hamil, selama hamil, persalinan dan masa nifas juga mengupas masalah infertilitas dan ultrasonografi kebidanan

Pembedahan

kategori ini akan membahas tindakan operasi (pembedahan) pada bidang obstetri dan ginekologi

Seksologi

kategori ini membahas permasalahan seksualitas pasangan khususnya wanita

Home » Kandungan

Cegah kanker serviks dengan Pap smear

Submitted by on Sunday, 13 June 201014 Comments
Cegah kanker serviks dengan Pap smear

Ada kabar gembira berkaitan dengan kanker serviks. Telah diketahui secara pasti bahwa penyebabnya adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Kanker serviks bukanlah penyakit yang terjadi secara tiba-tiba. Pada serviks terjadi perubahan bentuk dan perangai sel-sel yang tampak sebagai lesi prakanker serviks. Perjalanan penyakit sejak infeksi HPV hingga terjadi kanker serviks mencapai 3-20 tahun! Sehingga sesungguhnya rentang waktu yang tersedia cukup panjang untuk mengamati perubahan serviks dan mencegah agar jangan sampai terjadi kanker serviks.

hpv perjalanan penyakit2 300x231 Cegah kanker serviks dengan Pap smear

Kanker serviks dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi adanya kelainan secara dini. Tindakan ini disebut sebagai pencehan sekunder. Salah satu pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah Pap smear [baca pap smir] atau tes Pap.

Caranya dengan melakukan pemeriksaan Pap smearsecara rutin bagi wanita yang telah menikah atau  melakukan hubungan seks. Pap smear pada dasarnya dilakukan  untuk mendeteksi adanya kanker serviks. Karena makin dini terdeteksi, makin mudah kanker serviks disembuhkan.

Pemeriksaan Pap smear dilakukan pada saat setelah menstruasi selesai. Dilakukan dengan mengambil sel yang telah terlepas dari serviks menggunakan alat khusus pada saat pemeriksaan dalam oleh tenaga medis.

pap1 262x300 Cegah kanker serviks dengan Pap smear

pap2 300x152 Cegah kanker serviks dengan Pap smear

Kemudian bahan pemeriksaan dilakukan pewarnaan dan diperiksa dengan mikroskop untuk mengetahui adanya kelainan pada serviks. Pemeriksaan Pap smear tidak menimbulkan rasa sakit dan dilakukan dalam waktu singkat.

sitologi serviks 150x150 Cegah kanker serviks dengan Pap smear

Bila tidak ada kelainan, biasanya pemeriksaan diulang sedikitnya setahun sekali. Namun bila ditemukan kelainan, sebaiknya dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter kandungan. Dokter akan melakukan konfirmasi menggunakan alat pembesaran yang dinamakan kolposkopi. Apabila diperlukan dokter akan melakukan tindakan pengobatan dengan pendinginan (cryotherapy) atau pembedahan pada serviks.

Selain Pap smear ada bentuk pemeriksaan lain sebagai pencegahan sekunder antara lain: thin prep, papnet,  inspeksi visual asam asetat (IVA), servikografi dan kolposkopi.

Jadi, dengan pemeriksaan rutin, kanker serviks bisa dideteksi sejak dini. Deteksi dini membuat kanker lebih mudah dan murah diatasi dengan kemungkinan sembuh lebih besar.

14 Comments »

  • Safira said:

    Pak Dokter….
    Kalau saya mau pap smear sebaiknya selesai haid berapa hari? Bisakah lebih dari 1 minggu? makasih

  • prima said:

    bu safira,
    - boleh dilakukan kapan saja diluar masa haid, namun sebaiknya 3-4 hari jangan berhubungan intim sebelum pap smear

  • dia said:

    Pak Dokter,,,

    Pertengahan september 2010 saya melakukan pemeriksaan dan tes pap smear ke Siloam Hospital Kebon Jeruk kira – kira jam 11-an.
    Tapi paginya saya melakukan hubungan intim dengan pacar saya, dan pacar saya tidak mengeluarkan cairannya di dalam.

    Sebenarnya hasil tes saya bagus semua, tetapi Melihat kalimat bapak di atas : ” namun sebaiknya 3-4 hari jangan berhubungan intim sebelum pap smear”, saya jadi bingung karena sebelum tes saya melakukan hubungan intim dengan pacar saya.

    yang mau saya tanyakan,
    1. apa pengaruh ” berhubungan intim ” dengan “tes pap smear” ?
    2. apa kah saya perlu melakukan pap smear lagi, untuk lebih menyakinkan?

    Mohon jawabannya.

    terima kasih :)

  • prima said:

    dita,
    - jika hasil pap smear normal masih bisa diulang dalam 6 bulan
    - memang hubungan intim sebelum pap smear bisa menengganggu hasil pemeriksaan apalagi menggunakan kondom, foam dll.
    - jika kurang yakin bisa pap smear ulang setelah mens

  • zeeka said:

    dok, saya habis melakukan kuretase seminggu lalu, belum mendapatkan haid. apakah boleh melakukan pap smear dan vaksinasi hpv? atau hrs menunggu setelah haid? terima kasih.

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Zeeka,
    - sebaiknya lakukan pap smear dan hpv test setelah mens berikutnya. mengapa dilakukan?

  • hanifa said:

    dok, apa wanita hamil bisa melakukan pap smear? thanks

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Hanifa,
    - ibu hamil bisa melakukan pap smear

  • titin said:

    dokter, klo udah melakukan tes pap smear trus hasilnya ada kelainan kira2 tindakan yg harus dilakukan apa?

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    titin
    - tergantung kelainannya apa apakah infeksi atau gejaka prakanker/kanker

  • lina said:

    Dokter, sy wanita umur 23tahun, bulan feb kmrn sy keguguran dan sudah dikuret, hasil pemeriksaan pap smear abnormal. Pertanyaannya adalah apa saya bisa hamil? Apa yg harus saya lakukan? Sebelumnya terima kasih sebesar-besarnya.

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    lina
    - coba dalami betul abnormal pap bagaimana apakah perlu terapi..
    - harusnya sih hamil tidak begitu masalah jika sudah pernah hamil sebelumnya. diprogram aja bisa kok

  • sandy said:

    dok saya blm menikah dan usia saya 34thn boleh tdk pap smear. makasih,.

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    sandy,
    - jika sudah pernah berhubungan seksual harus pap smear

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.