ginekologi estetik

kategori ini membahas bagaimana mendapatkan kecantikan paripurna bagi wanita tidak hanya tubuh yang tampak namun juga organ intim wanita

Kandungan

kategori ini membahas penyakit dan pengobatan kelainan pada kandungan, anatomi wanita,kontrasepsi, seksologi dan kesehatan wanita secara umum

Kehamilan

kategori ini membahas tentang seluk beluk kehamilan; sebelum hamil, selama hamil, persalinan dan masa nifas juga mengupas masalah infertilitas dan ultrasonografi kebidanan

Pembedahan

kategori ini akan membahas tindakan operasi (pembedahan) pada bidang obstetri dan ginekologi

Seksologi

kategori ini membahas permasalahan seksualitas pasangan khususnya wanita

Home » Seksologi

Penyebab impotensi/difungsi ereksi

Submitted by on Tuesday, 21 February 2012No Comment

Ketika pria terangsang (maka terjadi fase bangkitan/arousal) akan terjadi ereksi penis. Proses timbulnya ereksi merupakan proses yang kompleks melibatkan otak, hormon, pembuluh darah, sistem saraf, otot dan faktor emosional. Terjadinya ganguan ereksi bisa disebabkan karena salah satu faktor tersebut. Selain itu faktor stres dan gangguan kesehatan mental lain dapat menyebabkan atau memperburuk disfungsi ereksi.Kombinasi gangguan faktor organik atau psikologis bisa juga terjadi. Misalnya ada gangguan fisik dapat mengakibatkan gangguan respon seksual/ereksi yang menyebabkan timbulnya rasa cemas, ketidakpercayaan diri. Rasa cemas ini dapat memperburuk disfungsi ereksi.

Penyebab fisik
Pada sebagian besar kasus disfungsi ereksi disebabkan adanya gangguan pada fisik (organik), misalnya:

  • Sakit jantung
  • Penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis) Clogged blood vessels (atherosclerosis)
  • Kolesterol tinggi
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Diabetes
  • Kegemukan/obesitas
  • Adanya sindroma metabolik: hiperensi, kadar insulin tinggi, lemak pada perut dan tinggi kolesterol.
  • Penyakit Parkinson
  • Multiple sclerosis
  • Testosteron rendah
  • Penyakit Peyronie: adanya jaringan parut dalam penis sehingga penis menjadi bengkok.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Merokok
  • Alkohol
  • Narkoba
  • Terapi kanker prostat atau pembesaran prostat
  • Pembedahan atau trauma yang menyebabkan kerusakan daerah panggul atau pada sumsum tulang belakang.

Faktor psikologis

Otak mempegang peran utama memicu terjadinya ereksi, dimulai adanya gairah seksual. Faktor psikologis ikut berperan penting dalam keberhasilan ereksi. Adanya gangguan psikis bisa menimbulkan disfungsi ereksi atau memperberat.

  • Stres
  • Depresi
  • Kecemasan berlebihan
  • Gangguan relasi dengan pasangan/keluarga
  • Gangguan komunikasi dengan pasangan

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.