ginekologi estetik

kategori ini membahas bagaimana mendapatkan kecantikan paripurna bagi wanita tidak hanya tubuh yang tampak namun juga organ intim wanita

Kandungan

kategori ini membahas penyakit dan pengobatan kelainan pada kandungan, anatomi wanita,kontrasepsi, seksologi dan kesehatan wanita secara umum

Kehamilan

kategori ini membahas tentang seluk beluk kehamilan; sebelum hamil, selama hamil, persalinan dan masa nifas juga mengupas masalah infertilitas dan ultrasonografi kebidanan

Pembedahan

kategori ini akan membahas tindakan operasi (pembedahan) pada bidang obstetri dan ginekologi

Seksologi

kategori ini membahas permasalahan seksualitas pasangan khususnya wanita

Home » Pembedahan

Mengatasi kista ovarium dan kista endometriosis dengan Laparoskopi di Brawijaya Women & Children Hospital

Submitted by on Tuesday, 7 September 2010142 Comments
Mengatasi kista ovarium dan kista endometriosis dengan Laparoskopi di Brawijaya Women & Children Hospital

Pengertian kista adalah adanya pembesaran organ tertentu yang berisi cairan. Dalam istilah medis pembesaran dikenal juga sebagai tumor. Kista ovarium (indung telur) adalah pembesaran dari  indung telur yang berisi cairan. Isi dari kista bisa cairan jernih atau berisi stuktur yang lebih kental, bertekstur  dan kompleks. Istilah kista digunakan untuk membedakan tumor yang padat. Kista simpleks berisi cairan dan lebih bersifat jinak sedangkan kista yang lebih kompleks dengan adanya massa padat lebih cenderung bermasalah. Pemeriksaan USG dapat membedakan kedua jenis kista tersebut.

Adanya kista pada indung telur tidak selamanya bermakna buruk. Setiap bulan setiap wanita yang masih menstruasi memproduksi sel telur yang berkembang dalam kantung telur (folikel) yang  berisi cairan disebut juga folikel dominan. Diameter folikel yang matang tersebut  bisa mencapai 2 cm. Kista yang demikian adalah kista yang normal/fisiologis. Terkadang dalam siklus haid tidak terjadi ovulasi. Folikel ini terus akan berkembang hingga sebesar jeruk. Walaupun pada akhirnya kistanya dapat pecah dengan sendirinya. Setelah ovulasi folikel yang pecah berubah menjadi korpus luteum yang dapat juga membentuk kista (kista luteum).  Pada saat seorang wanita diperiksa kandungannya dan didapati adanya kista maka umumnya ia akan menjadi khawatir. Banyak pertanyaan yang berkembang, apakah bisa menjadi kanker ? apakah harus dioperasi ?

Kista yang tidak bermasalah (kista fungsional) ditegakkan apabila pada pemeriksaan USG didapatkan (1) kista sederhana tanpa struktur internal.(2) hanya pada satu sisi (3) diameter kurang dari 3-5 cm (4) terjadi pada seorang wanita berovulasi atau pada wanita kehamilan awal (5) tidak ada adanya nodul/benjolan atau cairan di panggul (6) tidak ada keluhan nyeri. Apabila ditemukan terjadi demikian maka dapat dilakukan pemeriksaan ulang pada 1 bulan kemudian. Lebih baik dilakukan saat haid. Kista fungsional biasanya akan hilang dengan sendirinya

Apabila ditemukan kista dengan bagian padat maka sebaiknya dilakukan pemeriksaan secara hati-hati dengan pemeriksaan USG untuk melihat adanya peningakatan arus darah dalam tumor. Bisa pula dilakukan pemeriksaan penapisan adanya keganasan dengan pemeriksaan penanda tumor (tumor marker) Ca 125. Selain itu kista yang muncul pada wanita menopause harus dianggap berbahaya sebelum dibuktikan tidak. Biasanya dilakukan tindakan pembedahan.

Apabila kista telah berukuran 5 cm atau lebih dan ada kecurigaan adanya keganasan maka tindakan operasi sangat dianjurkan untuk memastikan adanya bahaya.

kista endomterium USG Mengatasi kista ovarium dan kista endometriosis dengan Laparoskopi di Brawijaya Women & Children Hospital

Endometriosis
Salah satu jenis kista indung telur yang tersering adalah kista endometriosis. Endometriosis adalah suatu kondisi di mana jaringan mirip selaput lendir rahim (endometrium) tumbuh diluar rahim. Biasanya jaringan ini menempel pada panggul (implan). Karena berisi jaringan mirip endometrium maka struktur ini mengikuti pola siklus menstruasi. Ketika terjadi menstruasi jaringan endometriosis akan juga mengeluarkan darah. Pada implan yang ada pada rongga panggul akan menimbuklan rasa nyeri dan dapat memicu terjadinya perlengketan organ kandungan, usus dan sekitarnya. Implan yang ada pada indung telur lama kelamaan akan menimbulkan bendungan darah yang akhirnya membentuk kista (tumor berisi cairan kecoklatan) sehingga kista endometriosis acapkali disebut juga sebagai kista coklat.

ksita coklat Mengatasi kista ovarium dan kista endometriosis dengan Laparoskopi di Brawijaya Women & Children Hospital

Pengobatan endometriosis biasanya dengan menekan hormon dari siklus haid. Penekanan dapat diberikan pengobatan secara oral dengan pil KB misalanya atau dengan menggunakan preparat suntik KB yang tiga bulanan. Penekanan hormon menyebabkan haid berhenti. Endometrium menjadi tidak berkembang. Demikian pula yang terjadi pada implan endometriosis. Terjadi atrofi atau pengecilan ukuran kista yang terjadi. Selain itu juga dikenal pengobatan dengan suntikan Gonadotropin Releasing Hormone agonist (GnRH agonist).

Dalam banyak kasus, evaluasi bedah dapat dilakukan dengan Laparoskopi. Laparoskopi prosedur pembedahan yang dilakukan secara minimal invasive, menggunakan kamera melalui teleskop yang dimasukkan melalui lubang kecil yang dibuat pada dinding perut. Tindakan ini beda dengan pembedahan konvensional yang dilakukan sayatan pada dinding perut. Keuntungan tindakana laparoskopi adalah tindakan dengan teknik yang halus, handling minimal dan proses penyembuhan yang lebih cepat.

Dr Prima Progestian, SpOG dari Brawijaya Women and Children Hospital di Jakarta mengemukakan bahwa di Indonesia tindakan operasi Laparoksopi pada bidang ginekologi sudah cukup maju. Tindakan pengangkatan kista endometriosis dapat dilakukan dengan mudah, bahkan saat ini dapat dilakukan pengangkatan rahim (histerektomi) dengan laparoskopi.

Pada kista endometriosis jika pengobatan baik secara oral ataupun suntik tidak berhasil dengan baik maka tindakan bedah merupakan jalan terakhir. Namun perlu diingat bahwa setelah pembedahan potensi untuk terjadinya kekambuhan sebesar 20 %.

142 Comments »

  • izul said:

    dr prima yth,
    sy izul 30 th, sy berdomisili dibali.
    saat ini sy sedang didiagnosa terkena endometriosis (kista coklat)
    diluar kandungan dengan ukuran 6,4 cm x 4,8 cm.
    sy telah berkonsultasi dg 2 dr spog.

    saran dr spog 1:
    sy harus suntik tapros 3x dulu baru operasi manual,
    krn dg tapros 3x akan memudahkan pelepasan kista (dikawatirkan terjadi penempelan yang kuat),dan dengan pertimbangan krn sy belum punya anak dan ingin punya anak. ditakutkan jk dengan operasi laparoskopi kista hanya bisa disedot dan akhirnya tercecer dan terjadi perlengketan, yang akhirnya akan mengganggu proses progam ingin punya anak (IPA)

    saran dr spog 2 :
    sy harus laparoskopi, krn dg laparoskopi bisa meminimalkan luka dan mempercepat program IPA.

    yang ingin saya tanyakan, bagaimana pendapat dr prima? kira-kira sy lebih baik memilih yang mana?

    trimakasih,
    hormat sy, izul

  • prima said:

    izul,
    - Saya akan lakukan suntik dulu 1 kali minimal lalu lakukan laparoskopi.
    - tidak semua dokter bisa melakukan laparoskopi memang bu.

  • egy said:

    Dear dokter prima,

    Saya sudah menikah 3th 9bln sampai sekarang blom punya momongan, Saya didiagnosis o/ dokter fetomartenal ada kista jenis musin di sebelah kanan sebesar 5.1cm dan di sarankan u/ laparaskopi seadangkan saluran sebelah kiri bersih tapi PCO, sebaiknya apa yang harus saya lakukan agar saya cepat mendapatkan momongan dok???

  • prima said:

    egy,
    - jika kista lebih dari 5 cm angkat kistanya. paling baik memang dilakukan laparoskopi atau bisa juga operasi laparotomi biasa.
    - saat operasi sekalian di tes fungsi saluran telurnya
    - apakah sebelumnya sudah ada pemeriksaan HSG
    - bagaimana dengan hasil sperma analisis?
    - untuk pco: bisa dicek dengan usg transvaginal dan pemeriksaan insulin puasa

  • egy said:

    Dear dok prima,

    - HSG sudah pernah saya lakukan dan hasilnya kedua tuba paten.
    - Analisis sperma juga sudah dilakukan suami & hasilnya normal cuma suami saya perokok dok..apakah itu akan b’pengaruh juga???
    - Maksud dari Insulin Puasa itu apa ya dok?
    - Saya pernah m’baca komentar dokter prima bahwa “tidak semua dokter kandungan bisa melakukan laparaskopi” kalo dokter khusus fetomaternal bisa ga dok???

    Terima kasih atas penjelasannya.

  • prima said:

    Egy,
    - rokok berpengaruh sekali terhadap kesuburan
    - pemeriksaan hormon insulin yang dilakukan dalam keadaan puasa
    - tanya saja langsung sama dokternya untuk bisa tidaknya laparoskopi. bisa iya bisa tdk bisa

  • dewi said:

    dear Dr.Prima
    saya sedang program hamil,dan sekarang sedang dalam tahap pengobatan krn ada peradangan atau penyumbatan pada mulut rahim dan telah diambil tindakan dengan laser.
    saya juga memiliki kista 3-4cm pada indung telur kanan,namun dari ketiga dokter spog yg saya temui tidak satupun yg menjelaskan kista jenis apa yg ada pada indung telur saya.
    sehingga saya ragu2 apakah saya sudah perlu u/melakukan laparaskopi atau tidak perlu.krn banyak yg mengatakan jika hamil maka kista biasanya hilang sendiri.
    mohon saran dari dokter prima,
    terimakasih
    dewi mini

  • prima said:

    Dewi,
    - coba saya periksa bu. apakah harus dioperasi atau tidak. klik http://drprima.com/praktek
    - jika memang kista paling baik dilakukan laparoskopi. memang biaya lebih mahal. jika kesulitan bisa dilakukan laparotomi

  • itha said:

    Sore dok,saya wanita berusia 25 tahun, suami 26 tahun.kami sudah menikah 8 bulan.Saya n suami pengen punya baby, tapi sampai saat ini saya belum juga hamil karna saya di diagnosis menderita endometriosis.
    Saya mengetahui penyakit itu,7 bulan sebelum menikah.pertama kali saya periksa,Agustus 2009,saya dapat terapi Danocrin 2 x 1 selama 4 bulan.Maret 2010,saya kontrol ke dokter karena keputihan, oleh dokter saya di beri flagyl 6 kapsul.Juni 2010,sy kontrol lagi diberi Lutenyl 5mg 1×1 sebanyak 7 tab.01 Juli 2010,sy diberi lagi profertil 50mg 1×1 sebanyak 5 Tab dan Lynoral 1×1 sebanyak 10Tab.09 Juli 2010,sy USG Intra V dan dokter nya bilang,endometriosis sy sdh tidak ada.sy diterapi lagi Diane selam 3 bulan(tapi tidak sy lakukan dg tuntas,hanya bulan ke 1 saja lalu stop) karna untuk membuat Mens sy teratur.Perlu dokter ketahui,siklus Mens sy tidak teratur.Pernah siklus nya,21 hr,26 hr,35 hr,20 hr, 31 hr,bahkan pernah 16 hr.HPHT sy tanggal 17 Oktober selama 7 hr lalu tanggal 31 Oktober keluar flek pink kemudian coklat.01 Nov’ pagi,keluar coklat kehitaman banyak n malam nya darah.lalu sy periksa k dokter yang berbeda dari sebelumnya di USG Intra v lagi,hasil nya endometriosis sy msh ada.Kiri berukuran > 5cm & kanan 2 cm.Dokter nya menyarankan untuk di lakukan laparoskopi dg sebelumnya di lakukan suntik GnRh.
    yang ingin sy tanyakan,
    1.Knp ya dok,hasil analisa dari 2 dokter tersebut berbeda?
    2.Apakah flek yg sy alami itu termasuk darah haid karna memgingat sy sering mengalami hal itu.muncul flek pada siklus 14 ato 16 hari.
    3.Apakah ada cara lain selain tindakan operasi?
    terima kasih dok..Maaf,sy jadi banyak cerita.

  • prima said:

    Itha,
    - perbedaan hasil bisa karena alat periksa berbeda, pengalaman berbeda atau memang kondisi penyakit sudah berbeda. coba kalo perlu saya periksa juga :)
    - flek pada mens ke 14 atau 16 menunjukkan adanya ovulasi biasanya pada pemilik siklus mens 28 hari
    - saya tidak lihat jadi saya tidak tahu pasti. kalo ternyata saya periksa tidak ada kista mungkin belum perlu operasi kan ?

  • itha said:

    Dear dr.Prima,
    terima kasih ya dok atas jawaban nya..tapi saya masih bingung menghitung siklus haid sy.tanggal 27 Mei sy haid(selama 8 hr),kemudian 12 Juni muncul bercak merah lalu flek coklat(slma 5 hr),Tgl 30Juni haid lg.Tgl 16 Juli flek coklat,17 Juli darah mens.
    Kemudian dok, tgl 09 agust’ sy haid.tapi tgl 23 Agust’ keluar flek coklat kehitaman (slma 4 hr).Tgl 16 Sept’ sy haid lg.kmdian 17 Okt’ sy haid lg tapi tgl 31 Okt’ muncul bercak pink dilanjut flek coklat n darah.sampai hari ini tgl 3 Nov’ masih ada sedikit.Pertanyaan sy: 1.Gimana ya dok klo hitung masa subur sy klo siklus haid sy seperti itu?
    2.Apakah flek coklat kehitaman ato bercak merah / pink yg muncul bisa di sebut darah haid atau bukan?Klo bukan haid,flek itu apa namanya dok?
    3.Alamat dokter dimana?
    terima kasih dok….Maaf,kalo pertanyaan sy terlalu banyak.

  • yulia said:

    dear dokter prima..
    mohon pencerahan dok……..
    saya melahirkan tkl 23 sept 2010……tetapi anak saya mgninggal….saya sudah nifas 40 hari .bersih 2 hari…….setelah itu saya keluar darah seperti haid.tetapi bukan haid .katanya darah istihadhah…..katanya gara gara urat rahim ada yang putus.atau radang rahim bagian bawah……istilah kedokteran nya apa sih dok darah istihadhah itu.bahaya ga…………ada obat nya ga……..saya takut kenapa kenapa………….

  • nina said:

    yth dr. Prima
    saya wanita berusia 27 th. pada bulan april tahun 2008 saya didiagnosis menderita kista ovarium kiri yang ukurannya sudah agak besar (7,5 cm). menurut dokter jenis kista tersebut adalah kista endometriosis. karena ukurannya yang sudah besar dan menurut dokter akan mengganggu fertilitas, maka harus dilakukan operasi. terlebih dulu saya harus disuntik oleh depo progeston sebanyak 3x supaya tidak terjadi perelngketan pada saat operasi. namun karena saya terkena typhus, akhirnya operasi ditunda. setelah sembuh dari typhus, saya konsultasi dengan dokter yang berbeda, dan dokter tersebut mendiagnosis saya menderita kista dermoid ovarium kiri dengan ukuran yang kecil (3-4cm) tetapi terdiri dari 3 lobus sehingga jika ditotal ukurannya juga termasuk besar (6-7 cm), dan harus menjalani laparoskopi/kistektomi. sebelumnya, hasil test CEA dan AFP normal dok. begitu juga dengan hasil test hormon (prolaktin, FSG, progesteron, AMH) semuanya normal. haid teratur setiap bulan(jika maju atau mundur waktunya hanya 1-2 hari saja) dan tidak disertai nyeri datang bulan yang hebat. hanya pegal2 di perut kiri bagian bawah, tapi seringkali rasa pegal menjalar sampai ke kaki.
    yang saya ingin tanyakan kepada dr. prima:
    1. apakah perbedaan gejala antara kista dermoid dan kista endometriosis yang dapat dirasakan langsung oleh penderita?
    2. apakah jenis kista dermoid atau endometriosis bisa dibedakan dari USG tansvaginal? atau harus ada pemeriksaan lain untuk memastikan jenis kista?
    4. apakah masing-masing kista berbeda penanganan pra operasinya?
    5. jika dari data yang saya tuliskan di atas, menurut dokter kista apa yang saya derita?
    6. apakah dengan kondisi kista tersebut bisa diatasi dengan laparoskopi?

  • prima said:

    Itha,
    - ibu bisa memakai rumus berdasarkan siklus terpanjang dana terpendek. siklus dihitung dari hari pertama mens sekarang ke hari pertama mens berikutnya. bisa dilihat pada bagian lain blog ini
    - biasanya sih mens dihitung dari perdarahan banyak
    - tempat praktek klik di http://drprima.com/praktek

  • indrie said:

    Pagi dr.Prima,
    saya wanita berusia 30th,mempunyai anak berusia 2th6bln,dulu sebelum saya punya anak,sy mempunyai kista sebesar 4cm diindung telur saya,setiap haid sy mengalami nyeri,tp setelah saya punya anak,kista saya hilang dan tidak merasakan nyeri lagi, sy melahirkan anak melalui operasi caesar karena plasenta previa, 4bln setelah melahirkan sy menggunakan kb spiral, awalnya tidak ada masalah dok…tp memasuki bulan ke 6 setiap sy haid sy kembali merasakan nyeri haid,sampai akhirnya saya lepas,tp nyeri haid itu tetap saya rasakan, akhirnya sy check ke dokter kandungan, dr hasil pemeriksaan dokter ke 3 yang saya datangi teridentifikasi ada kista endometriosis dirahim saya, dan indung telur sebelah kanan agak membengkak,sy dsarankan untuk hamil saja lagi, tp mengingat usia anak saya masih terlalu kecil sy merasa agak berat,begitu juga dg suntik hormon 6bln yg efeknya tdk mendapat haid,sy coba cari efek sampingya agak riskan juga ya dok:)…saya jadi bingung, sementara saya sudah tidak tahan dengan nyeri hebat yang saya rasakan setiap bulannya,bahkan darah haid yang keluar kentalnya seperti ati ayam…menurut dokter solusi yang terbaik bagaimana?
    terima kasih dok,maaf sy banyak bertanya…

  • Titi said:

    Dok,saya 30th. sdh melakukan laparatomi kista edometriosis 5cm dan indung telur kanan diangkat oktober 2009, dan suntik tapros 4 kali setelah operasi. namun juli 2010 saya merasakan sakit yang sama pada perut kiri, setelah diperiksa ternyata ada massa di indung telur kiri. dokter saya menyarankan untuk meminum obat serupa tapros tapi diminum setiap hari, karena harga mahal saya hanya mengkonsumsi teh herbal. feb th depan saya akan menikah dan ingin langsung hamil. mohon pencerahannya dok

  • prima said:

    Yulia,
    - coba diperiksakan saja bu, bisa mens atau ada gangguan perdarahan lain.

  • prima said:

    Nina,
    -keluhannya biasanya sama, nyeri. ednometriosis cenderung nyeri saat mens
    - bisa seharusnya. tergantung alat dan pengalaman dokter memang
    - beda. jika kista dermoid tidak perlu disuntik hormon
    - wah saya harus lihat bu
    - dilakukan laparoskopi bisa

  • prima said:

    Titi,
    - diperiksa teliti saja bu, jika kistanya besar ada kemungkinan di operasi kembali
    - hati2 minum obat herbal ada yang malah bisa merusak fungsi indung telur. apalagi tinggal satu kan..

  • prima said:

    Indrie,
    - untuk nyeri memang saya harus periksa bu melihat masalahnya apa. ika memang ada kista dan mengganggu sekali sebaiknya dilaparoskopi. obat suntik bisa diberikan sebelum dan sesudah tindakan.

  • indrie said:

    trims untuk jawabannya,dari hasil USG memang ada kista endometriosis antara 2-4cm,oh iya dok sy setiap bulannya rutin mengkonsumsi obat Mefinal 500gr dan buskopan plus 500gr sampai 10tablet utk meredakan nyerinya,apakah berbahaya utk jangka panjangnya?apakah menggunakan KB spiral dapat memicu timbulnya kista?

  • ida said:

    dokter usia saya 18 tahun belum menikah,bulan juni 2010 sy operasi kista,hasilnya belum saya ambil.
    ukuran kista saya 85mm x 55mm X 62mm. apakah kista yang saya derita itu termasuk ganas & apakah berpotensi menjadi kanker???
    tolong solusinya dokter.

  • prima said:

    Indrie,
    - sebaiknya jangan rutin minum obat anti nyeri dapat menimbulkan ketergantungan juga secara psikis.
    - endometriosis yang sebaiknya diobati/dioperasi jika perlu
    - iud tidak menimbulkan kista

  • prima said:

    Ida,
    - ganas atau tidaknya dibaca dari hasil pemeriksaan patologi hasil operasinya. kontrol aja lagi untuk mengambil hasil dan diskusikan dengan dokter

  • mita said:

    dear dr.Prima
    Sy sdh menikah 1thn dan baru saja mengalami keguguran stlh hamil 6minggu. Stlh diUSG via vagina trnyata saluran indung telur sblh kanan tersumbat cairan&ada kista dirahim,tdk dijelaskan apakah berbahaya atau tdk. Yg ingin sy tanyakan,bisa/tdk kista tsb disembuhkan tanpa operasi? Dan apakah sy msh bisa hamil dok? Trmksh sebelumnya.

  • prima said:

    mita,
    - untuk masalah kista atau penyumbatan saya tidak bisa berkomentar banyak karena harus periksa langsung
    - bila sekarang bisa hamil artinya ibu kemungkinan besar masih bisa hamil hanya harus dicari penyebab kegugurannya

  • ana said:

    Asslm dr.prima..

    saya (26 th), suami (27 th)menikah selama 6 bulan, belum hamil.
    sudah USG transabdomen 2x, katanya ada kista di ovarium kiri yang fungsional, yang kanan tidak ada kista.

    setelah periksa USG transvagina, malah jenisnya kista coklat di ovarium kiri sekitar 3-4 cm. dan yang kanan ada beberapa kista yang isinya cairan (tapi tidak dijelaskan lebih lanjut oleh dokternya). Sebelum periksa USG transvagina tersebut saya minum obat Clophamine citrat selama 5 hari (hari ke-3 sampai 8 siklus haid)dan vit E-400.
    riwayat mens saya teratur, siklus 27-32 hari, kadang memang nyeri sebelum, pada saat haid hari pertama, kedua, kadang sampai ketiga dan kadang tidak nyeri.
    anjuran selanjutnya adalah analisis sperma suami, sebelum dilakukan tindakan lanjut pada saya.

    saya ingin bertanya,

    1. apakah jenis kista yang sblmnya diduga fungsional, memang bisa dipastikan diagnosisnya bahwa jenisnya adalah kista coklat lewat USG transvagina saja? dan kista sebesar 3-4cm kira2 sudah berapa lama ada dan penyebabnya apa?

    2. apakah adanya kista tersebut akan mempengaruhi kemungkinan sulitnya hamil dan setelah adanya kehamilan nanti?

    3. apa sebenarnya “beberapa kista di ovarium kanan isinya cairan” tersebut (pemeriksaan dilakukan pada hari ke-12)?

    4. apa penatalaksanaan yang baik pada kondisi saya tersebut (pengobatan/pemeriksaan lanjut/tindakan lain)? (bisakah kista mengecil sendiri)?

    begitu dok, pertanyaan saya, semoga dokter berkenan menjawabnya.
    Trimakasih banyak.

    Wassalam.

  • mariani said:

    assalam mualikum dr. Prima
    saya umur 36 th kemarin tgl 24 november saya periksa ke dr kandungan dan di nyatakan ada kiste multiple dengan ukuran diameter 10 x11 cm,dan menurut dr harus operasi saya tidak tahu apakah itu satu tempat saja( kanan atau kiri)
    yang saya tanyakan:
    apakah ada obat lain selain operasi
    dan kalau di lakukan operasi apakah laparatomi atau histerektomi
    kalau tidak di operasi apakah berbahaya
    kalau di operasi apakah mempengaruhi hubungan suami istri

  • prima said:

    Mariani www,
    - sebaiknya dioperasi
    - kalo saya kista saya lakukan laparoskopi. histerektomi adalah tindakan pengangkatan rahim pasti tidak dilakukan bu untuk kasus kista kecuali ada keganasan
    - tidak dioperasi berbahaya, bisa pecah, terpuntir, rasa nyeri, gangguan BAK, BAB dll. dan ada kemungkinan ganas kan ?
    - diopreasi tidak berpengaruh pada hubungan intim

  • andi said:

    dok,pada bulan oktober kmrn kakak saya (31 thn) mengalami keguguran dg diagnosa blagted ovum katanya janinnya ga berkembang.dan akhirnya di curret.setelah 1 minggu periksa lg ke obgyn di usg ada kistanya 4cm dan di suruh evaluasi 3 bln lg.blom 2 minggu keluar plek2 darah tapi sedikit dan selanjutnya nyeri yang lama.diperiksakan lagi kistanya bertmbah mjd 5cm dan katanya hrs dioperasi secepatnya..yg mw sya tanyakan termasuk jenis kista apa dok yg seperti ini??trz tindakan operasi apa yg akan dijalani tersebut??apakah mengganggu kesuburan dan msh bisa hamil??soalnya blom punya anak.terima kasih

  • prima said:

    andi,
    - saya harus lihat sendiri utk memutuskan harus dilakukan operasi atau tidak. susah hanya dari tulisan
    - jika pernah hamil kemungkinan hamil akan lebih mudah seharusnya

  • dede said:

    dr. Prima yth,
    saya berusia 21 thun….sejak berumur 19 thun saya sering mengalami nyeri pd bagian kanan bwah perut saya,,,itu saya rasakan stelah saya menstruasi..itu terjadi hingga skrng..namun saya blm pernah mncoba cek ke dokter atau USG…kira-kira apakah dr. Prima tau gejala itu? Saya takut terkena kista.terima kasih

  • Ramdhani Wiharto said:

    Asslm…
    usia saya 24 th..menikah 1 tahun
    tgl 8-11-2010 saya di USG kata dr. Spog nya ada kista di sebelah kanan uk. 4 x 5 cm..tapi kok dokternya tidak menyarankan apa2 y dok? karena saya ingin hamil, maka saya disuntik penyubur n diberi profertil yg diminum 2x shari slama 5 hari…dok apa kista saya tidak berbahaya y dok???tapi kadang pada saat berhubungan saya merasa sakit di tempat yg ada kistanya…saya pernah ada penggumpalan cairan di pinggul kiri,,dan dioperrasi 2 jahitan,,kata dokter bedahnya itu kista bawah kulit.,apa ini ada hubungannya dok??mohon penjelasannya dok…saya juga pengen hamil dok..

  • prima said:

    Dede,
    kemungkinan bisa karena
    - ada endometriosis atau ada kista atau tumor kandungan lain
    - bisa juga karena infeksi panggul
    - infeksi usus buntu
    - infeksi saluran kemih
    sebaiknya diperiksakan dokter

  • prima said:

    Ramdhani,
    - coba lihat pola kistanya apakah ada kemungkinan ganas. bisa cek usg atau lab
    - kalo saya sarankan dikoreksi dulu/dioperasi jika periksa saat mens masih ada kistanya
    - diberi obat penyubur kista bisa makin besar
    - saya pikir tidak ada kaitan dengan kista kulit
    - bagaimana hasil hsg, sperma analisis?

  • mariani said:

    DR PRIMA HARI RABU KEMARIN SAYA SUDAH DI OPERASI HASILNYA YANG KANAN DI CISTECTOMI TETAPI YANG KIRI DI SOS KATANYA ADA PERLENGKETAN SEHINGGA DI LAKUKAN SOS TETAPI YANG KANAN MASIH DI PERTAHANKAN MESKIPUN MASih ada sedikit perlengketan dan akan di berikan terapi untuk Mencegah perlengketan lebih lanjut, yang saya tanyakan :
    jenis obat apa itu kataya ada yang tablET ADA YANG INJEKSI DAN PENGOBATANNYA SELAMA 6 BULAN ,OBAT APA ITU dan sampai berapa harganya? apakah obat tersebut ada efek sampingnya?
    terima kasih ,mohon penjelasan

  • nita said:

    Dear Dr.Prima
    saya 31th, menikah 11 th yanglalu,sdh punya putri usia 10th.thn lalu saya menjalankan operasi kista coklat,dan diangkat kedua ovarium saya krn sdh lbh dari 5cm.tp saluran (tube) sebelah kiri masih ada.sekarang saya haid tidak teratur,3-4bln baru dpt dan lama leboh dari 10hari, 2bln ini saya haid sangat banyak dan besar2 darahnya.yg ingin saya tanyakan dok…
    Apakah ada kemungkinan saya bisa hamil lg?,krn tujuan saya operasi untuk bisa hamil lagi
    terapi yg ‘aman’ sepertiapa yg seharusnya saya dptkan dok??agar hormon saya bisa stabil lg.
    tanpa mengurangi hormat saya,mohon tidak di publish dok,dan mohon direply ke email yahoo saya saja
    saya sgt berharap penjelasan dr ttg kasus saya ini,krn setelah operasi saya hanya bisa kontrol 1kali ke dokter yg operasi saya krn jauh tempatnya sekarang.

    sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih

  • musda said:

    saya wanita berusia 26 tahun, mempunyai 2 orang anak putra putri, sejak umur 17
    tahun saya mengalami nyeri dibagian perut sebelah kanan bawah dan membengkak,
    setelah bekeluarga pada tahun 2004 kami dikaruniai seorang putra keluhan saya
    belum hilang lalu oleh dokter ahli penyakit dalam disarankan untuk perasi usus
    buntu setelah dilakukan operasi tersebut keluhan saya belum juga menghilang
    sampai saya mempunyai seorang putri tahun 2008, pada tanggal 4 Desember 2010
    perut saya terasa sakit luar biasa dan langsung saya kedokter kandungan lalu di
    usg dan dinyatakan adanya endometrium diluar rahim dengan diameter 8 mm dan saya
    dikonsulkan ke dokter kandungan yang lebih senior dan disarankan untuk meberi
    suntikan. dan saya diberi obat tapi keluhan saya tidak hilang lalu saya
    kedokter kandungan dan usg kembali hasilnya ada penyeberan endometrium lalu
    tanggal 13 Desember 2010 oleh dokter tersebut saya disarankan laparoscopy.
    pertanyaan saya :
    1. Apakah endometrium tersebut terbentuk saat saya berusiah 17 tahun sampai
    sekarang?
    2. bagaimanakah solusi penyembuhannya ?
    3. bila dilakukan laparoscopy di RS Brawijaya berapa biaya yang dikeluarkan?
    Mohon arahannya dr……sebelumnya sy ucapkan trimakasih

  • musda said:

    saya wanita berusia 26 tahun, mempunyai 2 orang anak putra putri, sejak umur 17
    tahun saya mengalami nyeri dibagian perut sebelah kanan bawah dan membengkak,
    setelah bekeluarga pada tahun 2004 kami dikaruniai seorang putra keluhan saya
    belum hilang lalu oleh dokter ahli penyakit dalam disarankan untuk perasi usus
    buntu setelah dilakukan operasi tersebut keluhan saya belum juga menghilang
    sampai saya mempunyai seorang putri tahun 2008, pada tanggal 4 Desember 2010
    perut saya terasa sakit luar biasa dan langsung saya kedokter kandungan lalu di
    usg dan dinyatakan adanya endometrium diluar rahim dengan diameter 8 mm dan saya
    dikonsulkan ke dokter kandungan yang lebih senior dan disarankan untuk meberi
    suntikan. dan saya diberi obat tapi keluhan saya tidak hilang lalu saya
    kedokter kandungan dan usg kembali hasilnya ada penyeberan endometrium lalu
    tanggal 13 Desember 2010 oleh dokter tersebut saya disarankan laparoscopy.
    pertanyaan saya :
    1. Apakah endometrium tersebut terbentuk saat saya berusiah 17 tahun sampai
    sekarang?
    2. bagaimanakah solusi penyembuhannya ?
    3. bila dilakukan laparoscopy di RS Brawijaya berapa biaya yang dikeluarkan?
    Mohon arahannya dr……sebelumnya sy ucapkan trimakasih

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    mariani,
    - tergantung jenis kistanya apa? kalo endometriosis bisa digunakan suntik GnRH agonis. efek samping pemberian jangka pendek minimal biasanya. bisa perubahan mood, masa tulang berkurang, nyeri2 tulang. harga jutaan perkali suntik

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Nita,
    - yang diangkat kedua kista atau kedua ovarium?? jika masih mens harusnya sih bukan ovariumnya
    -untuk hamil harus diperiksa suami istri
    - untuk masalah ibu sebaiknya bisa diketehaui yang lain kan tidak begitu masalahkan ?

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Musda,
    - saya tidak tahu pasti apakah merupakan endometriosis saya harus periksa sendiri
    - tidak harus laparoskopi, saya pastikan dulu
    - untuk laparoskopi bisa dilakukan di rs brawijaya
    - harga ibu bisa telp 021 721 1337

  • Nana said:

    Dok, saya sudah 1 th menikah dan belum dikarunia anak.sekarang umur saya 33th, suami 34th .kami sudah cek ke dokter, dalam Usg saya dinyatakan tidak ada apa2.dan diberi profertil 1×1 (5hr) tapi belum juga (+).kira2 apa ya penyebabnya dok?
    terima kasih.

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    nana,
    - bagaimana hasil periksa saluran serviks, hsg dan sperma analisis?

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    musda,
    - saya masih bingung dengan sejarah ibu, harusnya sih endometrium 8 mm tidak masalah
    - coba saya periksa aja dulu di tempat praktek
    - apakah perlu tindakan laparoskopi atau tidak kita lihat saja nanti

  • nelly said:

    Dear Dr. Prima Progestian,
    saya nelly ,berusia 26 tahun,sudah menikah selama 7 tahun,n masih belum punya anak,satu bulan yang lalu,saya menjalankan operasi pengangkatan kista endorium ovarii. dan masuk 1 bulan pertama ku disuruh suntik injeksi tapros,apakah sesudah melakukan suntik tapros boleh melakukan hubungan intim dengan suami ? apa efek samping dari tapros?

    Apakah ada obat yang harus di konsumsi,untuk menjaga kesehatan ? tq b4

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Nelly,
    - boleh saja
    - kadang pada penyuntikan pertama ada perdarahan. selanjutnya sih biasanya jarang ada masalah. kalo ada keluhan bisa pegel2 keringat, perubahan mood
    - makan 4 sehat 5 sempurna

  • pipit said:

    mlm dokter prima yg baik..
    saya menikah 3 thn,belum pernah hamil..saya 29th,suami 34th..hasil sperma normal..saya hsg (5 bln yg lalu) kdua tuba paten,smw dokter spog bilang smw ok,tes torch cuma igG cmv yg positif 47 (normalny minus 4)..mens saya normal dok slalu 28-30 hari,ga pernah nyeri berlebihan..tiap bln saya kontrol k spog dok,tiap M hari k 2..n dkasih penyubur n vit e..saya sudah pernah tanya apa ga beresiko klo minum penyubur trs tiap bln?kta dokter gpp slama dlm pengawasan dokter..
    Nah,yg ingin saya tanyakan, saya berinisiatif periksa hari k 12,d usg n d dapet kista ovarium 3,6cm..n dokterny bilang saya harus d operasi..karena saya blum yakin untuk operasi,apalagi saya blom pernah hamil..saya k spog lg hari k 19..dokter spog pertama d usg n hasilnya ga ad apa2..
    saya k dokter spog(kfer) lainnya,hari k 19 itu jg,saya d usg n usgtv hasilny memang ad cairan d bawah rahim,tp bukan kista,kemungkinan keputihan,trus saya d kasih resep bwt keputihan saya tp nanti mulai d minumnya pas klo M saja..(kebetulan saya tinggal d solo dok)

    Saya mohon penjelasan dr dr. prima..apa yg terjadi dgn saya..terimakasih dok..

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    pipit,
    - saya rasa tidak ada masalah jika begitu. lakukan juga pemeriksaan pada H12 untuk melihat apakah endometrium cukup tebal
    - harusnya sih bu pada semua(suami/istri) normal dalam beberapa bulan bisa hamil.
    - coba lakukan SIS kadang bisa membantu

  • Pipit said:

    Dokter prima yg baik..saya jd fans dokter,hehee,gmn enggak,stiap hari saya buka fb n blog dokter..Trmksih slalu d respon smw pertanyaan2ny dok..salut ma dokter,busy tp msh mluangkan waktu unt sharing ilmu..

    Dok,menyambung yg d atas..suami saya kmrn tes ternyata oligo,dlu tes normo,knp y dok?ap bs d perbaiki spy saya bs cpt hamil?aplgi saya pas cek hari k 12 bln kmrn ad kista yg 3,6cm itu,tp tiap tgl 2 M normal2 saja..??

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Pipit,
    - periksa ke spesialis andrologi aja
    - kalo saya periksa lagi kistanya pada mens ke 2 apakah masih ada. jika hilang yang kemarin normal

  • Tiara said:

    dr. Prima,
    Saya Tiara, 21 thn, belum menikah. 3 tahun yang lalu saya di diagnosa memiliki kista ovarium di rahim sebelah kanan. menurut analisa dokter kista tersebut berjenis dermoid dan memiliki bentuk kistik berukutan kurang lebih 6.5 cm. dokter menyarankan utk operasi tapi saya masih ragu dan takut. yang saya mau tanyakan apakah memang penyakit ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan selain operasi? apa saja efek yang mungkin akan saya alami apabila saya memutuskan utk operasi dok? karena sudah hampir setahun saya tidak mengalami haid sehingga saya khwatir sekali.
    Terima kasih utk jawaban dokter :)

  • evy said:

    selamat siang dok,

    saya sejak tahun 2009 kemarin di diagnosa dokter kista ovarium yang berukuran 5,9 cm dan 4 cm,dimana kedua indung telur saya sdh ada kista dan sampai saat ini belum ada perkembangan yang berarti padahal saya sudah berobat ke 3 dokter spesialis kandungan di Lampung.

    yang ingin saya tanyakan sebenarnya adakah obat yang dapat menyembuh kan penyakit kista ini?dan apakah saya masih bisa hamil? karena sudah 7 bulan menikah belum ada tanda-tanda kehamilan.

  • evy said:

    selamat siang dok,

    saya sejak tahun 2009 kemarin di diagnosa dokter kista ovarium yang berukuran 5,9 cm dan 4 cm,dimana kedua indung telur saya sdh ada kista dan sampai saat ini belum ada perkembangan yang berarti padahal saya sudah berobat ke 3 dokter spesialis kandungan di Lampung.

    yang ingin saya tanyakan sebenarnya adakah obat yang dapat menyembuh kan penyakit kista ini?dan apakah saya masih bisa hamil? karena sudah 7 bulan menikah belum ada tanda-tanda kehamilan.

    terima kasih.

  • RANI said:

    dok,saya hbz operasi kistektomi bilateral kanan 6cm kiri 3cm pada 2 minggu yg lalu..diagnosa dan hasil PA kista coklat..hari ini saya keluar flek coklat dan memang jdwl saya haid.apakah itu memang darah haid dok??dokter spOG menyarankan untuk suntik tapros 4x untuk menecegah kekambuhan.apa efek samping dr suntik tersebut??bagaimana say biar bisa hamil?terima kasih dok…

  • sapto said:

    pak Dokter, saya mau tanya. Isteri saya kemarin baru operasi kista coklat(kista endometriosis),kedua tuba paten, dan sekarang di beri suntikan tapros selama 4 bulan. Kami menikah 2 tahun dan belum punya keturunan. apakah:
    1. apakah isteri saya masih bisa hamil?
    2. kapan bisa melakukan coitus ?
    3. Apa bahaya Tapros?
    terima kasih atas perhatiannya

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Sapto,
    - selama sel telur baik dan sperma juga tidak masalah untuk kehamilan. diprogram aja yang baik pak
    - koitus bisa setelah 4-6 mgg setelah operasi
    - bisa menurunkan massa tulang jika diberikan jangka panjang

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Rani,
    -memang sebaiknya disuntik golongan GnRH agonis
    - jangka panjang bisa menurunkan massa tulang, mens lama kembali, gangguan mood dll

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    evy,
    - jika kista diatas 3 cm memang merupakan kelainan (bukan kista patologis) kista bisa diobati tapi tergantung jenis kistanya. sepertinya membutuhkan operasi kalo sudah berobat belum ada perubahan
    - kista bisa menghambat proses terjadi kehamilan

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Tiara,
    - jika jenis demoid tidak bisa diobati harus dioperasi karena bukan penyebab kelainan hormonal
    - apalagi mens sudah terganggu
    - tidak ada efek yang berbahaya malah mencegah tumornya berkembang ke arah yang tidak diinginkan

  • wahyuningrum said:

    saya menderita kista coklat, telah operasi, tp tumbuh kembali. sudah menggunakan periksa dokter dan menggunakan obat alternatif. tapi belum punya momongan bagaimana dok ? sudah dilakukan opeasi KH pembersihan jalan ke saluran telur, dan suntik GnRh, dan USG 5 dimensi hasilnya telah normal.lalu diberikan obat penyubur propertil. tp belum jg dpt momongan, gimana solusinya ?

  • ayu said:

    malam dok…mohon bntuan dan penjelasannya.Dok,saya sudah menikah selama 2 tahundan belum dikaruniai momongan. Saya sudah mengikuti program kehamilan dan sudah 2 kali ganti dokter kandungan karena saya merasa tidak puas dengan penanganan ke2 dokter tersebut,akhirnya atas rekomendasi teman saya pindah dokter lain, dari hasil ke 3 dokter memang sama bahwa diindung telur kanan saya terdapat kista uk 3,5 dan kiri 4 namun oleh dokter yang ke 3 ini bulan maret awal saya diputuskan langsung disuruh operasi sedangkan selama saya konsultasi dengan 2 dokter sebelumnya tidak diputuskan apa-apa.Hasil HSG,sperma suami bagus, ukuran telur saya juga besar menurut ke 3 dokter tersebut. Yang mau saya tanyakan apakah memang saya harus mengikuti saran dokter saya yang ke 3 ini untuk operasi dan tidak bisakah saya untuk hamil secara normal atau terlebih dahulu diberi obat untuk menghilangkan kista tersebut?mengingat saya kepingin sekali punya anak,lalu makanan apa yang menjadi pantangan bagi saya?Terima kasih atas bantuan dan penjelasannya y dok…

  • Sarasvati said:

    Hi Doc,

    saya ingin tahu apakah prosedur operasi subtotal laparascopic hysterectomy sudah umum dilakukan di Indonesia? apakah dokter melakukan operasi ini? terima kasih.

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Ayu,
    - memang jika sudah dicoba program belum hamil adanya kista ukuran 3-4 cmm ada kemungkinan diangkat dulu. apakah sebelumnya terdeteksi?
    - saya harus periksa sendiri bu untuk memberikan jawaban yang pasti. sulit hanya dengar cerita ibu.
    - jenis kista yang bisa diobati juga tertentu tidak semua kista. bahkan ada kista yang tergolong fisiologis/normal

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Sarasvati,
    - kita bisa melakukan tindakan ini bahkan yang total histerktomi sekalipun. apa ada rencana melakukannya?

  • Rina said:

    Yth. Dr. Prima di Tempat.

    Dokter, Nama Saya Rina, saya telah menikah selama 5 th lebih dan sampai sekarang belum mendapat momongan. Saya telah berkonsultasi dengan RS. RSHS Klinik Ester dan telah diperiksa secara intensif disana dan saya dinyatakan mengidap kista endometreosis dengan kandungan kista berukuran 4cm dan katanya harus dioperasi, sementara saya takut dok karena takut mempengaruhi kemungkinan saya bisa hamil atau punya keturunan, apakah ada cara2 yang aman dan lebih baik agar kista endometreosis saya bisa hilang dan saya bisa hamil normal dok????

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Rina,
    - kista endometriosis ada juga yang bisa hamil. jika belum hamil juga memang sebaiknya di laparoskopi.
    - pengobatan selama ini agak sulit menghilangkan kista walaupun bisa dicoba karena aja juga yang bisa hilang
    - jika dioperasi dan lesi endometriosis dihilangkan dengan penyuntikan GnRH agonis pasca tindakan insya Allah bisa lebih mudah hamil.
    - kondisi suami juga harus normal untuk bisa hamil

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Wahtuningrum
    - bagaiman kistanya apakah masih ada?
    - bagaimana kondisi sperma suami terakhir?
    - coba ibu periksa ke temapt praktek ya.. sulit bu tanpa saya lihat atau ibu kembali dokter ibu untuk diskusikan apa rencana lebih lanjut

  • Noyo said:

    Dokter Prima.

    saya ingin tanyakan tentang Kista Coklat.
    Kekasih saya senin kemarin tgl 7 Maret 2011 di USG, dan diindikasikan terdapat kista coklat pada indung telurnya sebesar 5 cm.
    Menurut Dokter di rumah sakit tersebut, dianjurkan untuk operasi pengangkatan Kista.
    Menurut Dokter Prima, apakah ada solusi lain untuk penyembuhan kista coklat tersebut selain operasi?

    kalaupun jalan satu satunya harus dioperasi, apakah ke depannya setelah dioperasi akan mempengaruhi kesehatan indung telurnya?

    Mohon penjelasannya Dokter.(jika Dokter berkenan, mohon penjelasannya dapat juga diemail ke alamat email saya)
    Kekasih saya, umur 24 thn. kami belum menikah.

    TerimaKasih

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Noyo,
    - jika ukuran kista 5 cm memang sebaiknya dioperasi. untuk diobati tergantung jenis kistanya. jika endometirosis bisa dicoba disuntik atau obat. walau tidak jaminan akan hilang
    - dioperasi juga bisa kambuh 20%
    - operasi paling baik dengan teknik laparoskopi
    - tergantung jenis operasinya mengangkat kistanya atau indung telurnya

  • Icha said:

    Dr Prima,
    Saya menderita kista endometriosis sejak 2thn lalu sebesar 12 cm. Baru2 ini saya periksa lagi ke dokter ternyata kista saya menjadi 15 cm dan dokter menyarankan untuk segera laparoskopi. Apa efek setelah laparoskopi nantinya dok? Mengingat saat ini saya belum menikah. Dan setelah laparoskopi nanti saya diharuskan suntik tapros tiap bulan selama 3 bulan. Apakah memang seperti itu dok? Mohon penjelasannya. Trima kasih

  • nia d said:

    assalamualaikum dok,
    dok baru-baru ini sy melakukakukan histereskopi untuk polip di endo
    metrium, LO untuk kista coklat di ovarium kanan, uterus tampak mel
    ekat ke kanan dgn kista dan sudah dilakukan tindakan.
    yg ingin ditanyakan:
    1. setelah LO kista coklat di ovarium kanan, tuba kanan sy menjadi
    non paten, yg kiri paten, ampula tuba kanan tampak mengecil,
    kenapa ya dok? padahal 7 bln sebelum LO sy hsg terlebih dahulu
    dan hasilnya kiri kanan patent.
    2. apakah yg dinamakan ampula tuba?
    3. apakah bisa dilakukan sis untuk tuba kanan sy?
    4. berhubung suami sy bermasalah di spermanya, yg bergerak
    cepat 0%, kami akan melakukan program ivf, berapa lama setelah
    LO, sy bisa melakukan proses ivf.
    maap dok pertanyaanya kebanyakan, terimakasih atas jawabannya

  • desi said:

    Dok…nama saya Desi pada mens bulan maret ini saya mengalami sakit perut kanan di bagian bawah ….itu sakit yg luar biasa sekali yg sebelumnya saya alami….saya kedokter dinyatakan ada endometriosis.yg ingin saya tanyakan bagaimana mengobati endrometriosis itu……dan makanan apa yg mesti dipantang….

    Terima Kasih

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Desi,
    - apakah encometriosis membentuk kista atau tidak.
    - pengobatan sementara adalah obat anti nyeri. bisa juga dilakukan pengobatan hormonal untuk mengurangi atau mengilangkan endometriosisnya. jika ada kista lakukan pengangkatan
    - hindari makanan yang mengandung estrogen misalnya ayam yang disuntik estrogen pada bagian sayap dan leher juga kurangi konsumi makanan terbaut dari kedelai

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Icha
    - sebaiknya memang dioperasi segera dan diperiksa beberapa pemeriksaan untuk memastikan ganas atau tidaknya. bisa usg dan lab
    - jika memang endometriosis memang sebaiknya disuntik obat golongan gnRH agonis. jika bukan ya tidka perlu

  • nia d said:

    Your comment is awaiting moderation.

    assalamualaikum dok,
    dok baru-baru ini sy melakukakukan histereskopi untuk polip di endo
    metrium, LO untuk kista coklat di ovarium kanan, uterus tampak mel
    ekat ke kanan dgn kista dan sudah dilakukan tindakan.
    yg ingin ditanyakan:
    1. setelah LO kista coklat di ovarium kanan, tuba kanan sy menjadi
    non paten, yg kiri paten, ampula tuba kanan tampak mengecil,
    kenapa ya dok? padahal 7 bln sebelum LO sy hsg terlebih dahulu
    dan hasilnya kiri kanan patent.
    2. apakah yg dinamakan ampula tuba?
    3. apakah bisa dilakukan sis untuk tuba kanan sy?
    4. berhubung suami sy bermasalah di spermanya, yg bergerak
    cepat 0%, kami akan melakukan program ivf, berapa lama setelah
    LO, sy bisa melakukan proses ivf.
    maap dok pertanyaanya kebanyakan, terimakasih atas jawabannya.

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Nia,
    - bisa berbagai hal terjadi.saya tiak tahu pasti
    - ampula tuba adalah bagian tuba di bagian muara yang paling lebar kalibernya, tempat terjadinya pembuahan antara sel telur dan sperma
    - harusnya bisa diketahui saat LO dimana letak penyumbatannya dan apakah bisa dikoreksi. SIS lebih kurang maksimal dibandingkan saat LO
    - sebaiknya diobati untuk endometriosisnya dulu

  • nia d said:

    terimakasih atas jawabanya dok..
    setelah diskusi dgn dokter, ampula tuba kanan mengecil, tetapi tidak ada infeksi, jadi dokter memutuskan tubanya tidak diangkat, alhd tuba kiri sy masih patent, indung telur kiri dan kanan pun masih bagus.
    yg ingin sy tanyakan:
    1. apakah tuba yg dibiarkan tidak menghambat program ivf sy?
    2. apakah di rs taman puring sudah tersedia untuk program ivf? soalnya rumah sy deket dari situ.
    3. dok, apakah dengan kondisi sperma suami sy yg bergerak cepat 0%, bergerak ditempat 10%
    masih bisa hamil secara natural? dengan kondisi sy cuma punya 1tuba, untuk informasi umur sy 36 dan suami 38thn.
    memang semuanya ada ditangan allah, tiada yg mustahil bagiNYA.
    terimakasih banyak dok atas jawabanya.

  • Luh Tantri said:

    Dok, nama saya Tantri, wktu tahun yg lalu sy mnjalani oprasi kista endometriosis di ovarium sblh knan, dan sebulan yg lalu sy mnjalani lg oprasi kista di ovarium di sblh kiri, dan skrg sy tdk lg mempunyai ovarium krn sdh diangkat kedua-duanya, dokter memvonis sy akan trjadi menopause dini, sy sngat tkut skali mnghadapi menopause dini krn umur sy skrg baru 32 thn, Apakah memang dapat trjadi menopause dini jika ovarium kedua2nya sdh diangkat? slain terapi hormon cara apa yg sy hrus jalani agar tdk trjadi menopause dini? Trima Kasih

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Luh tanri
    - jika kedua ovaria sudah diangakt artinya hormon reproduksi dan juga sel telur tidak bisa diproduksi lagi. akibatnya akan terjadi menopause dan tidak mungkin hamil.
    - tidak ada yang bisa mencega menopause terjadi dan ada memang obat sulih hormon untuk mengatasi gejala2 menopause
    - sebaiknya dipastikan dengan pemeriksaan hormonal dulu

  • widya said:

    dokter,nama saya widya umur 27 tahun.
    saya sudah mempunyai anak ! umur 3 tahun.sebelumnya saya suntik kb yang 3 bulan terakhir bulan 7.mendapat haid teratur bulan 12 sampai sekarang.saya periksa ke dokter kandungan karena saya pengen punya anak lagi,Tapi dokter bilang ada kista ovarium kanan diameter 2cm dan harus dilakukan laparoskopi.kemudian saya periksa lagi ke dokter kandungan yg lain untuk memastikan kista saya,dan ternyata menurut dokter yg baru tidak ada kista sama sekali di ovarium saya.saya lalu dikasih vit E sama obat penyubur yg diminum hari ke 5 haid.saya mohon saran dokter saya harus bagaimana?
    terimakasih banyak sebelumnya.

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    widya,
    - periksa aja usg trasnvaginal. kalo tetep ada kista 2 cm biarkan saja cek ulang usg saat mens

  • Tanti said:

    Siang dok…
    Sy minta saran n bantuan doktr,jk bs dijawab secepatnya krn sy di sarankan utk operasi tp sy belum siap..
    Sy pernah menemui dktr.prima di rs.Muhamadiyah krn mens sy yg agak lama.2 bulan yg lalu sy datang lg,tp sesuai jadwal dktr sdang tdk bpraktek.Jd sy btemu dktr kandungan lain.Saat itu perut kiri sy sakit sekali dan mens jg sudah lebih dr seminggu.Menurut dktr sy ada endomotriosis tp tdk berupa kista atau miom.Diberi obat utk 1 bulan.
    Bulan kmarin sy kembali sakit perut tp disertai diare sampe 5 kali sehari dan diiringi dng keluar,nya darah yg banyak disertai jg darah yg kental.Sy kembali ke dktr kandungan tp langsung di suruh ke bag.bedah.
    Oleh dktr bedah sy dianjurkan utk operasi wasir dng 2 tindakan sekaligus,salah satu,nya dng dipotong..
    Minggu ini sy sedang mens n darah wasir jg masih keluar..
    Dokter,adakah cara agar sy tdk menjalani operasi?..Sy jg sedang mengobati endometriosis,apakah sy berhenti sementara utk berobat,nya?tp sakit di perut suka muncul mendadak begaimana mengatasinya..?Apakah bisa sakit sy ini,ditangani oleh satu dokter saja,agar sy tdk cape bolak balik?..Maaf,badan sy ini memang ringkih sekali.Trimakasih atas bantuannya.

  • mute said:

    dokter, saya berumur 30 tahun, sebulan yang lalu setelah haid saya menjalani laparoskopi, ada kista di ovarium kiri 5 cm dan kanan dibawah 1 cm, kista berisi air dan tidak berbahaya. saya sudah 2 tahun KB suntik dan tidak pernah haid, baru bulan kemaren haid yang agak banyak setelah diketahui ada kista. Apakah siklus haid saya akan normal? bagaimana caranya menormalkan kembali siklus haid? selama KB sya tidak pernah turun berat badan, jadi gemuk. apa yang harus dilakukan pasca laparoskopi untuk mencegah terjadinya kista lagi?
    mohon penjelasannya ya dok, terimakasih sebelumnya

    Hormat saya,
    mute

  • nelly said:

    Dokter Prima yang baik hati,
    Sy operasi kista endorium di bln des 2010 ,sy sudah menikah +/- 1 tahunan,& sudah melkkn suntik tapros 2x,tp sy tdk melanjutkan ke3 x’ny,karna keterbatasan dana ,tdk dtg haid dr bln maret s/d saat ini.
    Yang ingin saya tanyakan :
    1.mengapa saya masih belum datang haid,dr bln maret s.d saat ini ? tp sy sdh melkkn test kehamilan hasilnaa negatif .
    2. mengapa sy masih merasakan sakit jika sy melakukan sedikit penekanan di atas kulit di bagian sebelah atas kanan maupun kiri,diatas luka operasi sy,pdhal sdh hampr 4 bln,saya bingung? sy sdh tanyakan sm dokterna ,.tp dok’na blg tdk apa2? sy khawatir s/d saat ini,masih sakit jika di sentuh ( tp bukan pd bagian pas luka operasi’naa > :”(,khawatir jika ada otot syaraf perut yg terpotong.
    3. sebelumnya sy punya riwayat tumor payudara & sdh pernah melkkn operasi 2x,apakah sy perlu mencoba minum pil kb ,apakah itu di sarankan karna kadar estrogen sy sangat tinggi 8-9,pdhal sy ingin sekali punya anak ,dokter. ?
    4. kapan waktu yg tepat boleh hamil,dok ?
    5. saran yg terbaik apa dok, supaya cepat hamil ^^?

    Terima kasih dokter prima untuk jawabannya,GBu dokter :) .

  • Dian said:

    dokter apakah bisa sy melakukan sedikit pelebaran di selaput dara sy,agar sy dapat berhubungan dng suami yg baru?..berapa biaya,nya?..dapatkah sy boleh menjalani,nya sendiri tampa diketahui keluarga n calon suamimyg baru?..makasih.Diana

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Dian,
    - bisa bu, sebelumnya sebaiknya saya periksa dulu. untuk tindakan dilakukan di brawijaya women hospital,. untuk biaya bisa ditanyakan langsung ke bagian billing 021 721 1337

  • Diana said:

    Dokter di rs.Muhamadiyah sy sedang berobat dng dktr.agus krn kata beliau sy ada endometriosis.Sy mau bicarakan soal sy dng suami kpd beliau tp waktu,nya belum tepat.Sy berobat ke beliau utk sakit perut,nya.Dokter.. banyak ya keluhan sy.
    Tapi sy mohon di bantu satu2 n pelan2..krn baru tahun ini sy beranikan diri berobat ke dokter kandungan.Tahun2 kemarin sy banyak berkonsultasi ke dokter bedah.Termasuk saol hub suamu istri ini.
    Sy konsultasi ke dokter bedah krn ada kelainan dr bayi di perut sy.
    Sy senang krn keinginan sy yg mungkin sangat ditentang keluarga dapat
    solusi,nya.Ini jg utk ketentraman hati sy,krn sy melakukan itu,kan setelah sy menikah.
    Makasih banyak ya dok..Mungkin ini semua jalan dr Alloh..hingga sy ditunjukkan jalan utk berobat k rs.muhamadiyah bertemu dng dktr.prima dan dktr.agus.
    Sekali lagi terimakasis dr sy..diana

  • Ika Murdianti said:

    Dear Dokter Prima

    Saya Ika Murdianti, 22 Tahun , Belum menikah, Lulusan DIII-UGM Kepariwisataan

    Saya ingin konsultasi mengenai kemungkinan memiliki keturunan setelah dilakukan operasi kista.

    Dimana Kondisi operasi pengangkatan kista tahun 2010 Bulan Feb. dimana telah dilakukan pengangkatan kista ovarium dari rahim saya

    Dan sayangnya lagi saya malah disalahkan oleh (maaf) beberapa dokter kandungan di area jogja karena dokter kandungan dan bedah yang melakukan operasi pengankatan kista ditubuh saya salah dalam melakukan operasi pengankatan kista ditubuh saya ini karena bentuk hasil operasi di tubuh saya tidak wajar dan hal ini menyebabkan saya tidak mendapatkan pekerjaan dikarenakan GAGAL pada saat tes kesehatan dan disebabkan karena hasil operasi di tubuh saya ini.

    YANG INGIN SAYA TANYAKAN :
    1. Apakah saya besar kemungkinan dapat memiliki keturuanan? karena saya akan menikah tahun ini dan calon suami saya takut kalau kami tidak memiliki keturunan ?
    2. Apa yang harus saya lakukan supaya kami cepat mendapatkan momongan ?
    3. Bagaimana Saya harus meyakinkan calon suami saya?

    Mohon bantuan dan Solusinya supaya kami cepat mendapatkan keturunan setelah menikah

    Salam

    Ika Murdianti

  • Ika Murdianti said:

    Maaf menambahi dan setelah saya selesai operasi pengangkatan kista di tubuh saya sampai saat ini saya tidak pernah mengalami menstruasi

    Mohon penjelasan dan apa yang harus saya lakukan

    salam, dan terima kasih

    Ika Murdianti

  • nd13n said:

    Dear dr. Prima..
    Saya wanita berumur 28 th, baru menikah selama 2 bln..
    Saya jg telah melakukan pemeriksaan USG dikarenakan bila haid mengalami nyeri yg luar biasa…
    Hasilnya saya memiliki 2 massa di dlm indung telur sebelah kiri yg berukuran +/- 4,5cm dan 2,3cm…
    Yang ingin saya tanyakan….. Apakah langkah operasi adalah yg terbaik yg harus saya ambil??
    Karna setelah beberapa kali konsultasi dgn dr. SpOG…beliau menyarankan untuk melakukan pengobatan secara oral dulu….
    Dan skr sy diberi pil kb untuk menghambat terjadinya haid….
    tetapi sy khawatir dok….
    Apakah pil tersebut tidak akan mempengaruhi kesuburan???

  • Suzana said:

    Dr,

    Saya dari Malaysia, pembantu saya telah dikenalpasti mempunyai cysts sebesar 10×6 cm – memandangkan telah sebulan sakit dan putus selera makan maka Dr di sini suggest operation. Rawatannya dlm lingkungan RM 5000 – RM 6000 memandangkan dia rakyat Indonesia. Saya ingin tahu berapa anggaran biaya di Indonesia dan kalau boleh hospital berdekatan sekitar Medan. Mohon Dr bantu sy buat keputusan. Terima Kasih.

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    tanti,
    - coba betemu saya untuk saya periksa. siapa tahu bisa membantu kedua masalah ibu

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    mute.
    - coba setelah kista diangkat apakah mens jadi baik
    - jika tidak periksa lagi yang teliti termasuk cek hormon
    - harus diketahi hasil pemeriksaan patologi kistanya untuk menentukan apakah perlu terapi lanjutan

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    nelly,
    - mungkin karena efek suntik masih ada tunggu saja bu
    - biasanya karena saraf terpotong, biasa aja nanti perlahan baik bu. pastikan tidak ada masalah didalam perut. ini harus diperiksa
    - masalah payudara tidak apa2 kok
    - dicari penyebabnya aja bu pada suami-istri. lakukan hsg dan sperma analisis minimal

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    ika
    - saya tidak ngerti maksud anda karena hasil operasi di kulit??/tubuh salah
    - selama mens masih baik artinya sudah bagus lagi sistem hormonalnya jadi hamil tidak masalah
    - coba cek apakah masih ada masalah dalam kandungan
    - memang m,asalahnya apa

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    ika
    - jika tikda pernah menstruasi coba langsung cek hormon dengan sebelumnya tanpa terapi hormonal. kalo minum obat hormon hentikan 1 bualn baru periksa hormon

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    nd13n
    - saya harus meliaht langsung apakah bisa diatasi dengan hormonal
    - jika ada kecenderungan bahaya sebaiknya ya segera dioperasi
    - operai paling baik menggunakan laparoskopi
    - selama operasi dilakukan dengan baik kesuburan tidak terganggu

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    suzana,
    - memang kista sedemikian besar lebih baik dioperasi saja
    - untuk biaya pengangkatan kista bisa ibu tanyakan langsung dengan rumah sakit/hospital di indonesia misal di brawijaya women hospital +62-21-721 1337 atau rsia (rumah sakit ibu dan anak) muhammadiyah taman puring +62 -21- 7208358
    - untuk yang dimedan saya kurang tahu bu.

  • Kesya said:

    Dktr sy wanita telah mnikah berusia 38th.Baru pd thun ini mens sy sering lama n trasa sakit.Stelah dtang k dktr.kandungan sy di USG Transvaginal n kt,nya ada endomotriosis.Slain itu sy jg sering mngalami pendarahan dr BAB tp bukan dr wasir.Kt dkter.bedah darah itu berasal dr usus sy.
    Dktr kandungan tdk mberikan sy obat,tp sy disarankan utk mjalani pengobatan yg lain,mungkin dng di suntik ya dok?krn akan di berikan beberapa kali.
    Yg ingin sy tanyakan:
    1.Dari ket. sy d atas apakah perlu sy segera mjalani pengobatan yg di anjurkan oleh dktr.SPOG sy?
    2.Apakah benar obat yg akan d berikan kpd sy berupa suntikan?
    3.Apakah obat tersebut dpt mbuat badan sy gemuk?
    4.Oleh dktr.SPOG lain sy pernah di beri obat Rodex n Azol (maaf jk
    salah menulis) utk 1 bulan.
    Tp,mengapa pd bulan berikut,nya men sy masih tetap sakit n lama?
    5.Krn pekerjaan sy yg agak sibuk,jk men datang rasa sakit d perut ki
    ri dpt sy tahan.Bolehkah sy datang kembali ke doktr SPOG jk sy
    sempat.Krn utk meminta ijin brobat agak sulit.
    Trimakasih atas saran dr dktr.prima.WS.

  • nita said:

    Pagi Dokter..
    Dok saya mau tanya .. sekitar 3 bulan yg lalu saya dbrithu olh dr kandungan saya klo saya endometreosis.. lalu saya dsarnkan meminum pil KB, tp saya msh ragu dok, krna sya blm mempunyai anak dan tkt klo minum pil kb rahim saya menjd kering, yg ingn saya tanyakan
    1. apkh pil kb aman bg saya yg sdg program kehamilan?
    2. Apakah saya msah bs hamil dok? karna kt doktr sya kl penykt ini akn sush hamil.
    3. Apakh ktka menstruasi bolh dlkukan USG ?
    terima kasih dok..

  • riri said:

    Dear dokter Prima,

    Saya sudah menikah 4 tahun lebih, umur 32 tahun, sampai sekarang belum dikarunia anak.

    November 2010 saya cek ke dokter kandungan, dokter bilang saya memiliki kista 3 cm di bawah mulut rahim. Saya diberi suntikan tapros.
    Bulan berikutnya saya dapet haid dan setelah bersih saya cek ke dokter lagi, dokter bilang seharusnya saya cek pas hari ke-2 haid (perasaan dokter gak pernah bilang). Saya diberi resep (lupa nama obatnya).

    Bulan januari saya gak dapet haid, sempet berharap tapi pas cek pake testpack negatif. Setelah browsing2 saya baru yakin kalo suntik tapros itu menyebabkan tidak ovulasi (dokternya memang pernah bilang).
    Bulan februari gak dapet juga saya cek lagi ke dokter. Dokter ngasih resep biar dapet haid, minum 2x/hari. Setelah minum 2 tablet perut n dada saya sakit. Besoknya saya mau cek ke dokter penyakit dalam, tapi krn ketemu dokter kandungan yg biasa saya temui, saya lgsg nanya beliau. Dia ngajak ke ruangannya, di tanya ada riwayat maag, memang iya, di usg, dikasih resep, obat yg lama disuruh stop dulu.
    Setelah sakitnya reda, saya coba minum obat uuntuk haid lagi 1x/hari.
    Tanggal 1 Maret saya Haid, hari ke-2 saya ke dokter, dikasih ofertil dan vitamin.
    Tanggal 24 Maret saya haid, hari ke-2 ke dokter, dikasih ofertil dan vitamin. Dan saya harus cek lagi hari ke-9. Hari ke-9 sampai 14 saya di suntik hormon (katanya untuk memperbesar sel telur). Hari ke-14 dokter bilang sel telur saya sudah 18..(mm mungkin ya). Kami disuruh berhubungan hari ke-16, 18 dan 20.
    Sampai hari ke-30 saya belum dapet haid, saya tes negatif. Hari ke-36 belum dapet juga, saya cek ke dokter. Kata dokter ada pembesaran rahim, mungkin mau haid atau memang hamil. Saya diberi obat penguat kandungan.
    Sampai hari ini saya belum dapet juga, tes kemaren masih negatif juga.
    Menurut dokter prima, kira2 saya hamil gak dok? Dan usia kandungan berapa bisa dideteksi dengan usg?
    Sebelum tapros, jadwal haid saya memang gak teratur, tapi masih batas normal yaitu 26-30 hari. Tapi paling sering 26-28 hari.
    Terima kasih banyak sebelumnya ya dok..

  • riri said:

    Oh iya, dok. Bulan februari pas cek ke dokter kandungan, beliau bilang kista saya sudah tidak kelihatan lagi :) .
    Ditunggu jawabannya ya dok, makasih banyak..

  • Mia said:

    Selamat sore dok,
    Pada desember 2009 kemarin saya sudah melakukan laparaskopi untuk pengangkatan kista. Namun ternyata tahun ini tumbuh kembali dengan besar 7cm. Diduga kistanya sama seperti tahun lalu yaitu kista coklat.

    Yang mau saya tanyakan,
    1. Lebih baik menggunakan laparatomi atau laparaskopi untuk pengangkatan kista yang ukurannya 7-8 cm?
    2. Saya dengan jika melakukan laparaskopi untuk kista yang besar hasilnya bisa kurang bersih. apakah itu benar?
    3. Apakah setelah melakukan operasi harus suntik tapros dan berapa kali baiknya?

    Terima kasih dok atas perhatiannya.

  • Aisyah said:

    assalamualaikum
    slmt malam Dok.
    sy sekarang berumur 24 tahun,sya belum menikah,tp dulu saya 3th yang lalu punya riwayat terkena penyakit kista.dan ketika di usg ternyata dokter yg memeriksa saya menyarankan utk dilakukan operasi,kista tersebut ada pada indung telur saya,,sekarang saya sudah tidak menstruasi lagi,yang saya tanyakan:
    1.apakah indung telur saya sudah diangkat semua?
    2.apakah saya masih bisa dok utk mempunyai keturunan?
    3.kalopun tidak bisa,kira2 dengan cara apa agar saya bs mempunyai keturunan?
    trima kasih dok, atas perhatian nya

  • reti said:

    ass
    saya mau tanya kan saya terkena kista endometreosis kemudian saya melakukan oprasi satu tahun yang lalu,setelah oprasi kok haid saya masih sakit dok.
    setelah diUSG lgi katanya kistanya tidak ada apa yang menyebabkan rasa sakit pas haid dok?

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    riri
    - kemungkinan sih belum hamil tapi pastikan aja periksa usg transvaginal. hamil 5 mgg sudah bisa dideteksi

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    riri
    sudah ya but adi saya jawab
    - bagaimana hasil hsg dan sperma analisis?

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Mia
    - tergantung apakah ada perlengketan hebat atau tidak, jika tidak laparoskopi lebih baik
    - tidak ada beda harusnya antara laparoskopi dengan laparotomi
    - suntik 3-6 bulan.
    - hati2 jika kistanya berulang cek darah juga melihat penanda tumornya

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    kesya
    - wah saya tidak bisa berkomentar akan terapi karena saya tidak periksa
    - jika ada masalah tentunya ibu kembali ke dokter untuk mendapatkan pengobatan

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    aisyah www
    - coba periksa hormon reproduksi jika tidak mens langsung saja
    - pastikan dulu apakah masih ada sel telurnya dengan pemeriksaan hormon

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    reti,
    - harus dicek apakah masih ada endoteriosis di dinding perut atau dibagian lain misal di septum/perbatasan rahim dan usus, di usus atau ada faktor lain misal infeksi

  • mala said:

    dr Prima…
    Apakah endometriosis dapat ditentukan hanya dari USG melalui dinding perut? Dan apakah dismenore dengan frekuensi hampir rutin sejak lajang hingga menikah merupakan gejala utama endometriosis?

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    maia
    - jika terlihat bisa ditentukan namun kepastian dengan operasi
    - kemungkinan besar. walau belum tentu juga. periksa aja

  • frinsa said:

    dear dr. prima

    dok, saya masih remaja. minggu lalu, saya pergi ke dokter kandungan. dan ketika di usg, saya ada kista di kiri sebesar 5,26cm. dokter itu menyarankan untuk operasi. tetapi ketika saya ke dokter onkologi, saya ada kista endometriosis di kanan sebesar 2,38cm. dokter tersebut tidak mengatakan ada di kiri, melainkan di kanan. dokter itu menyarankan untuk suntik saja. bagaimana sebaiknya dok? kalau dibiarkan saja apa bisa menjadi kanker?
    trims.

  • Gresia said:

    Malam dr. Prima,

    saya seorang istri berusia 27 thn, baru 2 bln yll dioperasi kista. Pada awalnya saya mengalami terlambat mens, setelah diperiksa ternyata ada penebalan dinding rahim, dikasih dr obat primolut untuk dimnm slm 2 hr, setelah 1 minggu saya tidak mens jg, saya kembali berkonsultasi dengaan dr berbeda, ternyata sy sudah hamil 5 minggu dan ukuran kantung hamilnya 1,2cm, saya dan suami tentunya sangat bahagia, ternyata Tuhan berkehendak lain,sebelum tgl konsultasi yg telah dijadwalkan sebelumnya saya mengalami flek slmm 2 hr saya kembali ke dr kandungan dan stlh diperiksa ternyata janin sudah tidak berkembang, bentuk sudah tidak beraturan dan disarankan untuk dikuret, setelah saya tanya ternyata ktnya krn primolut tsb bisa saja menyebabkan janin tidak berkembang, krn tidak terima dengan kondisi ini, saya kembali berkonsultasi dengan dr berbeda rs. setelah diperiksa ternyata saya ada kista di ovary kanan sebesar 4 cm, dan disarankan segera dioperasi/kikis kista. dan saya pun memutuskan segera menerima saran dokter dengan cara laparoskopi tanpa membuang ovary hny mengikis kistanya saja krn saya belum mempunyai anak. ternyata jenis kista saya adalah kista endometriosis. memang selama ini setiap mens saya selalu mengalami sakit yang luar biasa di perut bagian bawah,menjalar ke kaki dan mens nya pun tidak teratur. setelah dioperasi, bulan mei saya mens untuk 1 kalinya setelah operasi, dan saya kembali berkonsultasi dengan dr saya, dan sudah diperbolehkan untuk program anak kembali. apabila dlm 1 bulan tidak mens, diminta untuk kembali konsultasi, ternyata sy tidak mens, dan dokter mendeteksi ada kista lagi di ovary kanan saya. ttp dokter tidak bisa memutuskan jenis tindakan yg bs dilakukan, hr ini saya mens daan sudah berkonsultasi dengan dr lagi, ternyata kistanya tidak mengecil dan bahkan sudah berukuran 4cm lagi. saya sangat bersedih dok mendapati kenyataan ini. yang ingin saya tanyakan:
    1. apakah saya perlu mnm pil kb yg diresepkan oleh dr saya pd hr ini?
    2. apabila dlm 2 bln saya konsumsi pil kb tsb ternyata ms ada kista, saya hrs menjalani operasi pengikisan kista kembali?
    3. apakah sebaiknya saya tidak mengkonsumsi pil kb tsb agar saya bisa hamil kembali?
    4. apakah ada kemungkinan saya untuk hamil kembali dengan kondisi seperti ini?
    5. apakah kista bisa hilang dengan sendirinya apabila saya hamil dan tidak dilakukan operasi lagi?
    Demikian dok, mohon petunjuk dan saran dari dokter mengenai problem saya ini. sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih.

    Salam,
    Gresia

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    frinsa
    - saya tidak bisa memberikan jawaban memuaskan karena tidak periksa sendiri..coba datang ke tempat praktek ya

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    gresia
    - agak jarang juga ya kista balik lagi dalam 1 bulan, apakah ada foto/videonya?
    - utk terapi tiap dokter bisa beda manajemen,. kalo saya lebih baik suntik obat GnRH
    - bagaimana hasil pemeriksaan saluran telur saat laparoskopi ?
    - bagaimana hasil pemeriksaan sperma?
    - hamilnya bagaimana apakah dikuret ? saya agak bingung alur cerita ibu

  • Gresia said:

    untuk masalah hamil jadi saya dikuret. untuk kedepannya apakah saya sebaiknya mengangkat kista lagi atau minum pil KB (seperti yg dianjurkan dokter).
    Lalu apakah dengan adanya kista saya bisa hamil?
    Mengenai hasil sperma :
    kosentrasi : 59,6jt/ml
    motilitas :
    gerakan cepat : 10%
    gerakan lambat :30%
    gerakan ditempat : 20%
    tidak bergerak : 40%
    Morfologi
    Normal ideal : 35%
    kelainan kepala : 49%
    kelainan leher : 9%
    kelainan ekor : 4%
    sisa sitoplasmik : 3
    aglutinasi : negatif
    viabilitas : 49%
    Seminal plasma
    Volume : 3 ml
    penampilan :kurang bagus
    Pencairan : Abnormal
    Konsistensi :putih keruh
    ph : 9
    lekosit : 1-2/LPB

    Demikian, terima kasih banyak, Dok
    Salam, Gresia

  • ilona said:

    Assalamualaikum dok
    knalakan saya ILONa panggil LONA za
    saya gadis berusia 20 tahun
    bbrapa bulan ne saya merasa ada bnjolan di perut saya
    sabtu kmaren baru saya USG katanya ada tumor di indung telur sebesar 7 centi
    saya mau tanya dok
    7 cent itu udahgolongan bahaya ga dok
    klo diangkat harus di kemo lagi ga dok
    aku mohon penjelassanya

  • lie said:

    Siang dok, saya mau tanya. Kenapa setiap habis mens saya selalu sakit dipinggang sampai keluar keringat dingin.Bila sakit saya minum obat penahan sakit spasminal. Kemudian perut seperti mual dan ingin muntah. Badan terasa lemas dan tidak bertenaga. Tahun 2004 saya pernah operasi miom, tapi sampai saat ini blm periksa lagi apakh sudah hilang atau masih ada. Sampai saat ini masih belum hamil.terima kasih atas bantuan dan penjelasan dari dokter.

  • m_dian said:

    dok………. sy wanita, 23 th. 3 hari yg lalu, sy periksa ke dr. Spog, didiagnosa ada kista ovarii, sebelah kanan, uk 5,37 cm dan 3,17 cm, berisi padat + cair
    dr. Spog sy, menyarankn untk Laparoskopi segera
    awalnya, sy sdh ada perjanjian dgn dr. Spog sy untk tgl 1 juli laparoskopi
    tp, suami ingin mengundur nya sampai 1 bln kedepan
    bagaimana menurut dokter? sy msh bingung dok..apakah dampakny untk kista sy, jk operasi diundur sampai 1 bln

  • chika said:

    Dear dr prima,

    sy chika umur saya 28 tahun, saya sudah memiliki anak kembar di pernikahan saya yang pertama. Umur anak2 saya skr 8 tahun, skr sy duah menikah lagi sekitar 2 thun lalu.
    Pada 6 bulan pertama sy melakukan USG dan hasilnya bagus kedua ovarium saya. Kemarin saya melakukan usg lagi karena 3 hari lalu sy mengalami nyeri. Setelah diperiksa ternyata ada kista di ovarium kiri saya. sy kaget skali. Kemudian dokter menyarankan untuk melakukan HSG, dan jika telah melakukan HSG maka disarankan kembali.
    pertanyaan saya : apakah kista itu berbahaya, dan apa saya masih bisa hamil, sebab suami saya belum pernah punya anak, dana apa suami sy juga haris diperiksa ?

    Mohon informasinya dok.

    Thanks,
    Chika

  • anindhita said:

    Dokter yang baik..saya 25 tahun dan sudah menikah selama setahun. Awal april lalu sudah melakukan laparoskopi karena adanya kista endometriosis. Sebulan setelah laparoskopi saya diberikan injeksi Tapros 3,7ml selama 3 bulan (Mei,Juni,Juli). Oleh dokter saya disarankan menunggu siklus haid datang lagi hingga akhir agustus atau awal september.
    1. Jika mens saya sudah datang lagi kira2 bisakah saya hamil secara alami Dok?
    2. adakah makanan atau suplemen yg harus saya konsumsi agar endometriosis tdk kambuh lagi dan saya bisa lekas hamil?
    Terimakasih atas jawaban Dokter.

  • fitri said:

    Hallo dok…

    Saya seorang wanita berusia 24 tahun. saya sudah 9 bulan menikah. satu minggu yang lalu ketika hari pertma haid dibulan ini, saya mengalami nyeri haid yang sangat sakit sampai saya lemas dan tidak bisa beraktifitas. setelah melakukan USG di RSCM, ternyata saya kena kista endometriosis ovarium kiri dan perlekatan adneksa (pseudokista).
    yang ingin saya tanyakan :
    1. pada hasil usg saya dituliskan “Endometrium : stratum base reguler, tebal 6 mm. ovarium kiri membesar dengan massa kistik bersekat berisi ekointerna homogen ukuran 160 x 34 x 48 (vol 538 cc), massa mengandung bagian hiperekoik yang tidak mengandung vaskuler, kemungkinan berasal dari materi endapan hemosiderin. Massa kemungkinan berasal dari kista endometriosis. disekitarnya terdapat massa kistik dengan batas tidak tegas dan terdapat serat2 fibrin berasal dari pseudokista. tidak terdapat pertumbuhan papiler dan neovaskularisasi”. Nah, bisakah dokter menjelaskan maksud dari hasil USG itu? karena dokter yang saya temui hanya mengatakan kista ini tidak terlalu membahayakan dan tidak ada indikasi kanker tapi alangkah baiknya dioperasi.
    2. Apa benar jenis kista ini bisa ditekan perkembangannya dengan melakukan Suntik KB? apa resiko’a kalau saya melakukan suntik KB?
    3. Saat ini saya sedang mengkonsumsi ramuan rebusan daun sirsak dan jus buah sirak setiap pagi dan malam. Karena saya masih takut jika harus di operasi. Apakah benar sirsak bisa efektif mengobati kista saya? Apa ada dampak negatif jika saya terus mengkonsumsi’a?
    4. Berapa besar kemungkinan saya bisa hamil? Kalau misalnya ketika kista saya belum sembuh dan saya hamil, apakah berbahaya buat diri saya maupun janin saya nantinya?
    5. Apa benar kista ini bisa hilang dengan cara hamil dan melahirkan?

    terima kasih sebelumnya…
    mohon maaf jika terlalu banyak bertanya…

  • reti said:

    gmana cara ngecek apakah masih ada endoteriosis di dinding perut atau dibagian lain misal di septum/perbatasan rahim dan usus,apa bisa dicek dengan usg dok?

  • reti said:

    bagaimana ngecek apakah masih ada endoteriosis di dinding perut atau dibagian lain misal di septum/perbatasan rahim dan usus, apakah bisa dengan usg dok?

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    lie
    - cob diperiksa lagi usg transvaginal apakah ada mioma lagi atau ada masalah lainnya

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    ilona
    - wah besar juga kistanya, sebaiknya dioperasi
    - jika jinak selesai pada saat ini kemoterapi hanya pada kasus ganas

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    dian
    - diundur 1 bulan tidak masalah. coba dipastikan apakah ada endometriosis jika iya lebih baik disuntik obat dulu agar operasi lebih mudah

  • melsris said:

    Dear dr. Prima.
    Saya 34 th, menikah 1,5 tahun, belum pny anak. 7 jan 2011 melakukan LO, dilanjutkan suntikan tapros 3x (7 feb+7mrt+7aprl). Ditemukan Kista endometriosis kanan 4 cm dan kiri 3.5 cm. Terjadi perlengketan di usus dan juga diangkat mioma jinak di dinding rahim 6 mm. Sejak SMA sy cenderung obesitas. Sy perokok sejak SMA tp skrg intensitas sgt kurang dlm sehari sdh 4 batang (menuju proses berhenti). Suami perokok berat dan sdh test sperma bulan Jan, dg kondisi 10% normal-aktif. Berat badan suami naik 15kg sejak menikah. Sy naik 5 kg sejak LO.

    A. Tgl 20 Juni sdh alami mens lagi diawali dgn keluhan keputihan selama k/l 2mgg sblm mens. Diberi obat oral dan keputihan gugur spt bedak kental. Sejak itu keluhan keputihan teratasi mskpn masih datang setiap hendak mens dg jumlah yg sedikit, agak gatal, tidak berbau, warna putih bedak. Info: sejak masa Kuliah s/d. 2 th lalu seb menikah sy rutin alami keputihan yg mengganggu (gatal dan berbau)
    Ask: 1. Batasan apakah utk menyatakan bhw keputihan ini msh wajar atau sdh mempengaruhi fertilitas?

    B. Mens pasca LO tidak teratur tanggalnya. Tgl 18 Juni, 13 Juli dan 8 Agustus ini sdh alami keputihan pra-menstruasi (dugaan akan haid). Dulu sebelum LO siklus haid sgt rapi (28 hari).
    Ask: 2. Apakah LO mempengaruhi siklus haid dok? Wajarkah ini?

    C. Sy menggunakan Ovutest Scope serta analisa thd suhu basal, sekresi lendir vagina utk memperhitungkan jadwal koitus dg suami pd masa subur. Hal yg belum sy pahami, jarak atr hari terakhir masa subur sy (dilihat dr ovuteat scope) dgn menstruasi relatif dekat. Misal: Bila hr ini masih subur, besok sudah saya alami “gejala” haid spt perut bagian bawah kram, kembung dan mual.
    Ask: 3. Normalkah situasi C yg sy alami?
    4. Test apakah yg diperlukan utk memastikan kondisi sel telur yang baik dan subur?
    5. Apakah kami berdua harus diet? Jenis diet bgmn yg tepat utk kami?
    6. Dengan Situasi B dan C, dgn asumsi sy mengabaikan Ovutest scope sbg panduan, maka menrt dokter pada hari keberapakah sy mengalami “masa subur”?

    Mohon dokter mberikan info tambahan yg sy perlu tindak lanjuti.
    Sy tugas di Ranai-Natuna, sdg suami di medan, shg penting bagi kami utk menetapkan jadwal yg pas. Disini juga tdk ada fasilitas utk hal ginekologi, seklpun ada dokter SpoG. Supaya ketika sy ke medan, sy bs menghdp dokter SpoG kami dgn wawasan yg lbh baik dan tindakan lanjutan yg tepat. Terima kasih dokter utk waktunya. Mohon bantuan.

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    chika
    - berapa ukuran kista ? jika sudah > 3 cm artinya tidak normal.
    - Hsg sulit bu untuk lihat kista.
    - periksa sperma analisis juga

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    anindita
    - coba bagaimana hasil tuba ?
    - sperma suami ?
    jika semua baik mudah2 an bisa hamil

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    fitri
    - kistanya kemungkinan kista endometriosis, pseudo kista artinya ada juga massa kompleks karena perlengketa dan infeksi
    - dengan ukuran kista yang besar sekali sebaiknya operasi langsung bu karena kemungkinan jadi ganas bisa.
    - untuk terapi obat dengan ukuran kista yang besar kemungkinan berhasil kecil
    - belum ada penelirian yang bagus tentang sirsak
    - jika sudah normal maka kemungkinan hamil cukup bsar jika faktor tuba dan juga suami normal

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    melsris
    - keputiha normal adalah tidak bau, gatal dan berwarna
    - stop rokok dan modikasi diet berdua agar berat badan ideal
    - LO memang salah satu efeknya bisa berkurang fertilitas jika banyak sel telur yang rusak
    - periksa aja hormon reproduksi pada mens 2-4
    - ovutes perlu, jika positif artinya masa subur lakukan hubungan hingga 24 jam kedepan. setlahnya tidak bisa hamil

  • lia said:

    Dear dr Prima, Saya beumur 38 th dengan 3 orang putra didiagnosis menderita kista endometriosis ovarium kiri dan kanan dan telah melakukan operasi pada juli 2011 dan mengangkat ovarium kiri karena menurut dokter sudah besar dan tidak bisa dipertahankan. Setelah operasi saya disuntik endrolin selama 6 bulan dan tidak mendapat mens. Setelah suntik endrolin selesai saya pun mendapatkan menstruasi seperti biasa. Hingga tiba waktu saya kontrol ke dokter pada bulan juni 2012 dan kagetlah saya dok karena kista sebesar 2 cm sudah ada di saluran ovarium kanan. saat itu juga saya di suntik medroxyprogesteron. Bulan berikutnya saya kontrol dan disuntik lagi dan kistanya sudah 4 cm dok…Kenapa ya dok setelah saya disuntik masih saja keluar mens kadang2 flex2 ? dan kistanya kok tambah besar. Aduh Dok saya malas kalo harus operasi lagi mengingat saya sdh 4 x sesar. Saat inipun saya masih suntik medroxyprogesteron malah sekarang keluar darah besar2 dok, tapi tidak tiap hari. Apa yang harus sya lakukan Dok ? Apakah harus angkat kandungan ? Terimakasih Dok

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Lia,
    saya tidak tahu harus saran apa karena saya tidak lihat. memang kadang suntik progesteron bisa buat kista makin besar. coba datang ke praktek saya

  • pipit said:

    dokter prima yang baik,,saya 31thn,suami 36thn,,sudah 3thn menikah,blom pernah hamil,,terakhir k dokter saya ad kista d ovarium kiri 4cm,pemeriksaan h12 seltelur kecil 12mm,dinding rahim cm 5mm,kistany msh 4cm,,M saya sangat teratur dok 28-29 hari,cuma darah yg kluar dikiittt,cm 2 hari ud beares ud gtu ga banyak ky dlu waktu blom nikah?dan mas masbur jarang nemu lendir kesuburan ky dlu jg?,,apa yg harus saya lakukan dok mengingat profertil ataupun gonal f udah ga mempan dok istilah dokter poor responder?apakah harus laparaskopi?apakah laparaskopi bs mengkoreksi dinding rahim saya yg tipis?kebetulan saya d solo dok..terimakasih dok atas bimbingannya..

  • may said:

    selamat pagi dok,
    saya 29thn, suami 30thn, sdh 3thn menikah tp blm dikaruniai anak.
    thn 2011 sdh prnh melakukan pemeriksaan ke dokter dan hasil usg ada miom, akhir tahun 2011 melakukan laparoskopi dan hasilnya ada perlengketan, saran dokter operasi besar utk menghilangkan perlengketan atau bayi tabung.
    tahun ini saya dan suami berencana utk melakukan laparoskopi utk menghilangkan perlengketan tsb, dan berencana utk melanjutkan pemeriksaan dan laparoskopi ke dr.prima, dari dokter sebelumya ada rekaman hasil operasi, apakah dari rekaman tsb saja bs lgsg dilakukan laparoskopi dok? atau harus diperiksa lg seperti hsg dll ?karena rekam medik kebetulan ada di rmh sakit surabaya dan masih blm sempat utk mengurus dan mengambil.
    dan saya prnh baca bhwa perlengketan akan terus timbul lg meskipun sudah dioperasi, kebetulan teman saya jg mengalami, apakah ada jln lain dok selain laparoskopi utk menghilangkan perlengketan tsb?sprti minum pil kb mungkin?
    terima kasih dok.

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    Ibu may,
    coba periksa dulu sambil bawa rekamannya, karena jika memang sudah tejadi perlengketan hebat bisa agak sulit tindakannya, karena memang perlengketan yang sudah dibebaskan masih bisa lengket kembali,
    - bawa juga semua hasil pemeriksaan yang ada ya

  • wiwied said:

    selamat sinag dokter
    saya wiwied dari bali,saya sudah mnikah 2.5thn…saya umur 36thn n suami 44thn…2 bln stlh mnikh saya di diagnosa kista coklat..di sblh knn ada 3,ukuran 5,4 dn 3..kista sprti bentuk anggur…saya udh pindh ke 5 dktr…thn 2012 saya mlkkn suntik tapros 2x…dan stlh itu disrnkn untk laparoscopy…tp suami saya tkt terjdi apa2…akhrnya laparoscopy kami tunda…krn naluri wanita yg ingn mmliki momongn saya ingin laparoscopy,apakh saya lgsg mlkkn ato suntik tapros lagi…kira2 biaya laparoscopy brp ya dokter..? terima kasih

  • Dr. Prima Progestian, SpOG said:

    wiwied,
    wah saya harus lihat langsung utk kasus ibu. utk biaya tanyakan ke rs brawijaya ya 021 7211337

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.