Pemeriksaan laboratorium dan usg saat hamil

0
117

Saat hamil pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, ultrasonografi (USG) atau lainnya perlu dilakukan untuk mengetahui kesehatan janin yang dikandungnya. Ada beberapa patokan pemeriksaan yang diperlukan:

Pemeriksaan laboratorium :

1.    Pemeriksaan darah rutin,seperti:

o   Darah perifer lengkap, LED

o   Gula darah (tes toleransi glukosa oral)

o   Tes fungsi hati

o   Tes fungsi ginjal

o   Tes infeksi: Tes hepatitis B, VDRL/TPHA, HIV (jika perlu), TORCH (jika perlu)

2.    Pemeriksaan urin (urinalisis). 

3.    Pada pasien berisiko kelainan down sydrome atau adanya kelainan kromosom lain perlu dilakukan pemeriksaan:

o   Darah: PAPP-A, free bhCG pada minggu 11-14

o   Atau Darah tripple test : AFP, estriol, free bhCG pada minggu 16-20

o   CVS (chorionic villous sampling) pada minggu ke 10-12 è mengambil jaringan plasenta (korion) untuk diperiksa kromosomnya. Jaringan diambil melalui vagina melalui mulut rahim dipandu dg usg

o   Amniosentesis pada minggu 14-16 à mengambil air ketuban dari dinding perut dipandu dengan usg untuk memeriksa kromosom janin

4.    Pemeriksaan Sitologi cairan vagina (termasuk pap smear, kultur resistensi jamur/bakteri) dilakukan untuk mengetahui adanya infeksi kandida/trikomonas, infeksi bakteriologis, atau kemungkinan keganasan serviks.

5.    Pemeriksaan USG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here