ginekologi estetik

kategori ini membahas bagaimana mendapatkan kecantikan paripurna bagi wanita tidak hanya tubuh yang tampak namun juga organ intim wanita

Kandungan

kategori ini membahas penyakit dan pengobatan kelainan pada kandungan, anatomi wanita,kontrasepsi, seksologi dan kesehatan wanita secara umum

Kehamilan

kategori ini membahas tentang seluk beluk kehamilan; sebelum hamil, selama hamil, persalinan dan masa nifas juga mengupas masalah infertilitas dan ultrasonografi kebidanan

Pembedahan

kategori ini akan membahas tindakan operasi (pembedahan) pada bidang obstetri dan ginekologi

Seksologi

kategori ini membahas permasalahan seksualitas pasangan khususnya wanita

Home » Kehamilan

Minggu ke Empat Kehamilan: Implantasi (menempel pada rahim)

Submitted by on Tuesday, 21 February 20122 Comments

Sel telur yang dibuahi (fertilisasi) di dalam saluran telur akan membelah diri dan bergerak ke arah rongga rahim. Segera setelah fertilisasi, si kecil telah ditetapkan sebagai laki-laki atau perempuan dan seluruh “cetakan”  seperti apa bayi nantinya. Sel-sel  tubuh berisi semua informasi genetik (DNA) yang diperlukan untuk menjadi seorang anak. Embrio pertama bergerak ke rahim sekitar 80 jam setelah ovulasi. Setelah masuk ke dalam rongga rahim dalam 7 hari perjalanan, hasil pembuahan yang sudah membelah mulai mencari tempat yang “enak” untuk menempelkan diri (implantasi). Normalnya ia akan menempel pada bagian pucak rahim. Namun jika ada masalah pada lokasi tersebut ia akan mencari tempat lain. Apabila menempel pada bagian bawah rahim nantinya akan menimbulkan menutupnya mulut rahim (terjadi plasenta previa).

Implantasi

Pada tahap ini sel telur yang telah dibuahi sekarang disebut blastocyst, ini adalah cluster yang diisi cairan 50 sampai 60 sel, masih terus berlipat ganda secara cepat. Implantasi blastokista terjadi pada sekitar hari ke 5 sampai hari 8 dari perkembangan embrio. Pada proses bayi tabung, biasanya embrio dimasukkan dalam rahim pada tahap ini. Pada saat awal pembentukan embrio, ia dapat mereproduksi dirinya sendiri hingga sekitar 14 hari setelah pembuahan, hal ini adalah yang menyebabkan terjadinya kembar identik.

Tempat implantasi akan menjadi tempat dimana plasenta menempel pada dinding rahim. Setelah blastokista ditanamkan, blastokista akan mulai melepaskan hormon yang disebut hormon human chorionic gonadotropin (hCG) ke dalam aliran darah Anda. (kadar hCG memberikan sinyal untuk mendeteksi kehamilan dengan tes kehamilan.)

 

Tingkat hCG dimulai dengan sangat rendah, tetapi konsentrat meningkat dengan cepat pada hari-hari berikutnya untuk menghasilkan tanda-tanda kehamilan pada tubuh wanita yang sedang hamil. Saat ini adanya kehamilan dapat diketahui dengan mendeteksi adanya hormon hCG pada urin atau darah. Sinyal-sinyal hormon memberitahu lapisan rahim untuk tetap menebal dan tidak luruh seperti biasanya saat menstruasi.

Pada masa ini anda mungkin memiliki perasaan yang sensitif, anda mungkin terasa ada yang beda di mulut Anda, atau payudara. Petunjuk-petunjuk samar ini bisa menjadi tanda-tanda pertama bahwa anda hamil. Bayi Anda baru sebesar ukuran kepala peniti.

2 Comments »

  • Ndi said:

    Dear dr,
    Sebenarnya berapa lama si sang ibu dapat mengecek melalui test pack setelah berhubungan tanpa harus menunggu telat haid?

  • Dr. Prima Progestian, SpOG (author) said:

    ndi,
    bs cek 2 mgg setalah berhubungan

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.