ginekologi estetik

kategori ini membahas bagaimana mendapatkan kecantikan paripurna bagi wanita tidak hanya tubuh yang tampak namun juga organ intim wanita

Kandungan

kategori ini membahas penyakit dan pengobatan kelainan pada kandungan, anatomi wanita,kontrasepsi, seksologi dan kesehatan wanita secara umum

Kehamilan

kategori ini membahas tentang seluk beluk kehamilan; sebelum hamil, selama hamil, persalinan dan masa nifas juga mengupas masalah infertilitas dan ultrasonografi kebidanan

Pembedahan

kategori ini akan membahas tindakan operasi (pembedahan) pada bidang obstetri dan ginekologi

Seksologi

kategori ini membahas permasalahan seksualitas pasangan khususnya wanita

Home » Kehamilan

Kelainan bawaan janin akibat infeksi Toksoplasma

Submitted by on Wednesday, 30 November 2011No Comment

Riset tentang kejadian infeksi Toksoplasma yang ada dilakukan di Norwegia pada 35.940 wanita hamil menggambarkan: 10,9% wanita terinfeksi sebelum kehamilan dan 0,17% terjangkit infeksi selama kehamilan. Artinya, 1 dari 10 ibu hamil berisiko mengidap infeksi Toxoplasma gondi.

Infeksi pada janin

Angka kejadian infeksi primer dalam kehamilan kira kira 1 : 1000. dalam kehamilan , sehingga pemeriksaan skrining pada setiap ibu hamil secara rutin tidak dianjurkan. Pemeriksaan pada ibu hamil yang berisiko seperti memelihara kucing, burung, hewan pengerat.

Risiko infeksi toksoplasma terhadap janin sangat berkaitan dengan waktu/kapan terjadinya infeksi pada ibu. Pada awal kehamilan infeksi jarang terjadi namun jika terinfeksi maka kemungkinan kelainan pada janin sering ditemukan. Jika infeksi toksoplasma terjadi pada bulan-bulan terakhir dari kehamilan, umumnya toksoplama akan ditularkan ke janin, tetapi infeksi yang terjadi umumnya subklinis /tidak menimbulkan dapmak berat pada janin.

Resiko penularan terhadap janin pada trimester I = 15% ; pada trimester II = 25% dan pada trimester III = 65%. Namun derajat infeksi terhadap janin paling besar adalah bila infeksi terjadi pada trimester I.

Tampilan klinis janin

Trias klasik toksoplasma berupa :

  1. Hidrosepalus
  2. Kalsifikasi intrakranial
  3. Korioretinitis

Sekitar 75% kasus yang terinfeksi tidak memperlihatkan gejala saat persalinan. Namun 25 – 50% bisa terjadi kelainan bawaan seperti:

  • Hidrosefalus (kepala janin membesar)
  • Mikrosefalus (kepala janin kecil)
  • Kalsifikasi serebral (adanya pengapuran pada otak besar)
  • Korioretinitis (Kelainan pada retina mata)
  • Mikroptalmia (mata janin mengecil)
  • Hepatosplenomegali (pembesaran pada hati dan limpa janin)
  • Adenopati (pembesaran kelenjar)
  • Gangguan mental/skizofrenia
  • Kejang

Diagnosis pada bayi

Kelainan pada janin yang dicurigai adanya infeksi toksoplasma dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan darah tali pusat atau bisa dilakukan saat bayi sudah dilahirkan.

Selain itu hasil biakan plasenta pada pasien dengan infeksi toksoplasma menunjukkan angka positif sebesar 90%.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.