ginekologi estetik

kategori ini membahas bagaimana mendapatkan kecantikan paripurna bagi wanita tidak hanya tubuh yang tampak namun juga organ intim wanita

Kandungan

kategori ini membahas penyakit dan pengobatan kelainan pada kandungan, anatomi wanita,kontrasepsi, seksologi dan kesehatan wanita secara umum

Kehamilan

kategori ini membahas tentang seluk beluk kehamilan; sebelum hamil, selama hamil, persalinan dan masa nifas juga mengupas masalah infertilitas dan ultrasonografi kebidanan

Pembedahan

kategori ini akan membahas tindakan operasi (pembedahan) pada bidang obstetri dan ginekologi

Seksologi

kategori ini membahas permasalahan seksualitas pasangan khususnya wanita

Home » Kehamilan

Kapan pilih lahir normal, kapan pilih operasi sesar ?

Submitted by on Monday, 21 June 2010102 Comments

Sebagian besar wanita hamil mengharapkan dapat melahirkan bayinya secara normal. Di Italia setiap ibu hamil dan bersalin diberikan pilihan jenis persalinan, ternyata ada 4 % memilih persalinan secara sesar terencana (seksio sesarea elektif).

Pada umumnya 90 % kehamilan akan berakhir pada persalinan normal, namun pada sebagian kecil akan menjalani operasi sesar karena komplikasi yang berasal dari faktor ibu atau faktor janin.

Ada beberapa kondisi yang memungkinkan ibu hamil dapat lahir melalui jalan lahir (pervaginam) yang secara medis dikenal juga sebagai indikasi persalinan spontan /persalinan normal, yaitu

  • Panggul ibu normal
  • Presentasi janin:kepala, (Bokong /Sungsang) dengan persalinan secara spontan/bantuan, (Melintang pada janin kedua hamil kembar) dengan bantuan
  • Plasenta normal
  • Tali pusat normal
  • Tidak ada kelainan jalan lahir: tumor (mioma, kista indung telur), infeksi
  • Riwayat sesar 1x
  • Tidak ada penyakit berat/spesifik pada ibu : jantung, asma berat, , minus tinggi, HIV, hepatitis

Kapan lahir sesar?

Ada beberapa kondisi yang mengharuskan dilakukannya operasi sesar (terindikasi seksio sesarea), yaitu:

Faktor ibu

  • Panggul sempit,
  • Kemacetan persalinan (distosia),
  • Usia > 40 th dengan komplikasi seperti darah tinggi, diabetes,
  • Ibu dengan komplikasi berat (jantung,eklampsia)
  • Adanya hambatan dijalan lahir (kista dan miom besar),
  • Riwayat sesar 2 kali atau lebih,
  • Ketuban pecah lama

Faktor janin-plasenta

  • Bayi besar > 4 kg,
  • Kelainan Letak janin (Letak Lintang, Sungsang),
  • Gawat janin,
  • Kelainan janin (hidrosefalus yang ingin diselamatkan),
  • Plasenta previa (ari2 menutupi jalan lahir),
  • Plasenta lepas (solusio placentae),
  • Prolaps tali pusat (tali pusat menumbung/lahir dahulu),
  • Janin kembar dengan janin terbawah bukan letak kepala.

Walaupun persalinan secara normal merupakan pilihan, perlu juga diketahui bahwa dalam persalinan normal juga memiliki risiko terjadinya komplikasi, misalnya:

  • Kerusakan pada dasar panggul
  • Tidak mampu menahan buang air kecil (Inkontinsia urin)
  • Tidak mampu menahan buang air  besar (Inkontinensia fekal)
  • Gangguan fungsi seksual (nyeri perineum,vagina lebih kendor/lebar)
  • Prolaps organ (turunnya kandungan,kandung kencing, usus)
  • Kerusakan saraf pudendus (didaerah kemaluan)
  • Trauma otot sfinkter anus dan dasar panggul

foto operasi sesar

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.