ginekologi estetik

kategori ini membahas bagaimana mendapatkan kecantikan paripurna bagi wanita tidak hanya tubuh yang tampak namun juga organ intim wanita

Kandungan

kategori ini membahas penyakit dan pengobatan kelainan pada kandungan, anatomi wanita,kontrasepsi, seksologi dan kesehatan wanita secara umum

Kehamilan

kategori ini membahas tentang seluk beluk kehamilan; sebelum hamil, selama hamil, persalinan dan masa nifas juga mengupas masalah infertilitas dan ultrasonografi kebidanan

Pembedahan

kategori ini akan membahas tindakan operasi (pembedahan) pada bidang obstetri dan ginekologi

Seksologi

kategori ini membahas permasalahan seksualitas pasangan khususnya wanita

Home » Kandungan

Tips agar sperma sehat dan berkualitas: Do’s and Dont’s

Submitted by on Monday, 14 February 201174 Comments

Sperma yang berkualitas tidak datang dengan sendirinya. Banyak faktor luar tubuh yang berpengaruh. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat ditempuh atau dihindari untuk mendapatkan sperma yang sehat.

Lakukan :

1)       Minum multivitamin. Mengkonsumi makanan atau suplemen yang mengandung vitamin C, vitamin C , asam folat dan mineral, merupakan  nutrisi yang penting untuk  menghasilkan produksi sperma dan fungsi yang optimal.

2)      Makan makanan kaya antioksidan. Makan banyak buah-buahan dan sayuran. Makanan ini kaya antioksidan, yang dapat membantu meningkatkan kesehatan sperma.

3)      Pengelolaan stres. Stres dapat mengganggu hormon tertentu yang diperlukan untuk memproduksi sperma. Stres juga dapat menurunkan fungsi seksual.

4)      Lakukan olahraga secara teratur. Olahraga teratur baik untuk kesehatan reproduksi dan kesehatan secara umum. Lakukan olah raga 3-5 kali per minggu selama 30 menit. Jangan lakukan secara berlebihan karena malah dapat menurunkan kualitas sperma.

5)      Perhatikan berat badan Anda. Terlalu banyak lemak tubuh dapat mengganggu produksi hormon reproduksi, dapat mengurangi jumlah sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal.

Hindari:

1)       Hindari Merokok. Dalam rokok terkandung ribuan zat yang berbahaya. Merokok dapat menyebabkan sperma menjadi cacat, bergerak perlahan dan jumlahnya sedikit. Selain itu, merokok dapat merusak DNA sperma Anda, mungkin mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin hingga adanya risiko terjadi kanker.

2)      Hindari alkohol. Minum alkohol dapat mengurangi kualitas dan kuantitas sperma. Jika Anda memilih untuk minum alkohol, membatasi diri untuk tidak lebih dari satu atau dua takar sehari.

3)      Hindari obat-obatan terlarang. Ganja (Marijuana) dapat menurunkan gerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal. Kokain dan opiat dapat berkontribusi untuk disfungsi ereksi.

4)      Hindari paparan panas berlebihan. Hindari lingkungan kerja yang panas, mandi di bathtub lebih dari 30 menit dalam air yang bersuhu ? 40 C, atau sauna. Efek panas pada testis dapat menurunkan jumlah sperma Anda.  Peningkatan suhu skrotum juga dapat menurunkan produksi sperma. Celana ketat, Lama duduk dan penggunaan komputer laptop secara langsung di pangkuan Anda bisa meningkatkan suhu skrotum. Selain itu demam juga dapat mempengaruhi produksi sperma dan kualitas.

5)      Hindari bersepeda atau bersepeda motor terlalu lama. Duduk di kursi lebih dari 30 menit setiap kali ditambah jika memakai celana pendek  yang ketat dapat meningkatkan suhu skrotum dan mempengaruhi produksi sperma. Sementara Anda berkendara, seringlah berhenti untuk istirahat.

6)      Hindari pelumas selama hubungan intim. Penggunaan pelumas, lotion bahkan air liur dapat mengganggu gerakan sperma.

7)      Hindari obat tertentu. Anabolic steroid, antibiotik dan obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengendalikan penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi atau penyakit inflamasi usus, dapat mengurangi kesuburan Anda. Anti-androgen digunakan untuk mengobati pembesaran prostat dan kanker dapat mengganggu produksi sperma. Selain itu, obat kemoterapi dan pengobatan radiasi untuk kanker bisa menyebabkan kemandulan permanen.

8)      Hati-hati terhadap racun. Paparan terhadap bahan kimia seperti pestisidam logam berat, limbah industri, zat kimia pelarut  dapat mempengaruhi kuantitas dan kualitas sperma. Gunakan pakaian pelindung, ventilasi yang tepat dan masker wajah untuk mengurangi risiko menyerap racun.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.