Tingkat Infertilitas – ketidaksuburan Wanita di Indonesia

4
149

Agar kehamilan terjadi, setiap bagian proses reproduksi manusia yang kompleks – dari pelepasan sel telur dari indung telur yang matang, bertemunya dengan sperma yang sehat  (fertilisasi)hingga terjadinya implantasi  harus terjadi dengan benar.

Definisi

Infertilitas wanita, infertilitas pria atau kombinasi keduanya mempengaruhi jutaan pasangan di Indonesia. Diperkirakan 10 sampai 15 persen pasangan tidak subur. Pada survey tahun 2006, di Indonesia terdapat 2,6 juta pasangan yang tidak subur.

Seseorang atau pasangan dikatakan tidak subur atau infertilitas apabila telah mencoba  agar hamil dalam waktu setahun – atau setidaknya dalam waktu enam bulan jika Anda adalah wanita berusia 35 tahun atau lebih tua, tanpa alat kontrasepsi dan rutin melakukan hubungan seksual.

Secara umum, infertilitas dapat disebabkan adanya masalah wanita (30%), karena adanya masalah pria (30%), kombinasi faktor pria dan wanita )30%) dan  tidak diketahui (10%). Walaupun demikian, setengah dari semua pasangan tidak subur akan dapat hamil secara spontan dalam 24 bulan berikutnya.

Gejala

Gejala utama infertilitas adalah ketidakmampuan pasangan untuk hamil. Siklus menstruasi abnormal yang terlalu lama (35 hari atau lebih) atau terlalu singkat (kurang dari 21 hari) bisa merupakan tanda infertilitas wanita. Mungkin tidak ada tanda atau gejala yang tampak lainnya.

Kapan periksa ke dokter

 

  • Jika anda berusia awal 30-an tahun atau lebih muda, sebagian besar dokter menyarankan untuk mencoba hamil setidaknya dalam setahun sebelum diperiksa atau diobati.
  • Jika anda berusia 35 sampai 40 tahun, diskusikan masalah anda dengan dokter setelah enam bulan mencoba untuk hamil.
  • Jika anda berusia lebih dari 40 tahun atau memiliki riwayat periode haid tidak teratur atau nyeri haid, penyakit radang panggul (PID), keguguran yang berulang-ulang, pengobatan kanker sebelumnya atau endometriosis segera periksa dokter.

Penyebab

Agar anda bisa hamil, masing-masing dari faktor-faktor ini adalah mutlak:

  • Harus ada Ovulasi. Agar mendapatkan kehamilan maka diperlukan adanya siklus menstruasi yang berovulasi.
  • Adanya sperma yang berkualitas baik. Untuk sebagian besar pasangan, hal ini bukanlah masalah. Jika ada keluhan pada testis, riwayat penyakit gondongan misalnya, trauma/luka atau pembedahan sebaiknya segera memeriksakan tes sperma analisis.
  • Hubungan seksual secara teratur. Anda perlu melakukan hubungan seksual secara teratur paling tidak 2-3 kali/minggu (agar saat ovulasi tidak terlewatkan) dan selama masa subur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here