ginekologi estetik

kategori ini membahas bagaimana mendapatkan kecantikan paripurna bagi wanita tidak hanya tubuh yang tampak namun juga organ intim wanita

Kandungan

kategori ini membahas penyakit dan pengobatan kelainan pada kandungan, anatomi wanita,kontrasepsi, seksologi dan kesehatan wanita secara umum

Kehamilan

kategori ini membahas tentang seluk beluk kehamilan; sebelum hamil, selama hamil, persalinan dan masa nifas juga mengupas masalah infertilitas dan ultrasonografi kebidanan

Pembedahan

kategori ini akan membahas tindakan operasi (pembedahan) pada bidang obstetri dan ginekologi

Seksologi

kategori ini membahas permasalahan seksualitas pasangan khususnya wanita

Home » ginekologi estetik

Penelitian pada bedah ginekologi estetik menunjukkan hasil yang memuaskan

Submitted by on Friday, 28 January 201144 Comments

Bedah Ginekologi Estetik merupakan cabang ilmu bedah yang relatif baru di bidang bedah ginekogi. Tindakan rekonstruksi pada genitalia wanita bertujuan untuk: (1) memperbaiki variasi anatomi dan gangguan fungsi yang timbul, (2) perbaikan secara kosmetik organ genitalia dan (3) meningkatkan seksualitas wanita.

Pertanyaan yang selalu timbul adalah “Apakah prosedur estetika vulvovaginal dengan melakukan operasi Labiaplasty, Vaginoplasty/Perineoplasty (“Vaginal Rejuvenation”) dan Clitoral Hood Resection memberikan hasil memuaskan? “Mengapa wanita mencari prosedur bedah ginekologi estetika?” selain itu muncul juga pertanyaan siapa yang berhak melakukan prosedur ini, dan pertimbangan faktor etik.

Di masa lalu, belum ada penelitian klinis yang diakui secara medis, sebuah penelitian multisenter yang mempelajari hasil akhir pembedahan dan kepuasan pasien dengan tindakan labiaplasty dan prosedur bedah ginekologi estetik lainnya.

Pada tahun 2009 penelitian multisenter yang dilakukan oleh Michael P. Goodman dkk yang dipublikasikan pada Journal of Sexual Medicine yang melibatkan 341 prosedur ginekologi estetik (labiaplasty, clitoral hood resection, vaginoplsty atau kombinasinya) pada 258 wanita yang berbeda, dari 12 ahli bedah yang melakukan tindakan pada 8 negara bagian di Amerika Serikat.

Hasil penelitiannya adalah:

  • Sebagian besar pasien (75,7%) melakukan tindakan karena ketidaknyamanan anatomis seperti nyeri saat berpakaian, nyeri saat berhubungan intim.
  • Pada 53.1% karena alasan kosmetik dan 32,7% ingin meningkatkan kepercayaan diri.
  • Pada pasien yang melakukan vaginoplasty sebagian besar disebabakan masalah seksual, ingin memuaskan pasangan dan merasa vagina yang longgar. Namun hanya sebagian kecil (5%) melakukan pembedahan karena keinginan pasangannya.
  • Secara keseluruhan 91,6% wanita puas terhadap tindakan selama 6-42 bulan follow up
  • Pada 98,2% wanita dan 82,2% pasangan mengalami kepuasan seksual setlah vaginoplasty
  • Pasien yang menjalani labiaplasty dan clitoral hood resection 97,2% menyatakan kepuasannya
  • Sangat sedikit terjadi komplikasi selama pembedahan.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.