<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dokter Kandungan - Tanda Kehamilan - Masa Subur - Cara Cepat Hamil</title>
	<atom:link href="http://drprima.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://drprima.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 10:53:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Minggu Ketiga Kehamilan: Pembuahan, Pembelahan &#8211; Kehidupan Baru Dimulai</title>
		<link>http://drprima.com/kehamilan/minggu-ketiga-kehamilan-pembuahan-pembelahan-kehidupan-baru-dimulai.html</link>
		<comments>http://drprima.com/kehamilan/minggu-ketiga-kehamilan-pembuahan-pembelahan-kehidupan-baru-dimulai.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 10:53:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Prima Progestian, SpOG</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[embrio]]></category>
		<category><![CDATA[fertilisasi]]></category>
		<category><![CDATA[hamil]]></category>
		<category><![CDATA[implantasi]]></category>
		<category><![CDATA[ingin hamil]]></category>
		<category><![CDATA[janin]]></category>
		<category><![CDATA[tanda hartman]]></category>
		<category><![CDATA[tanda kehamilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://drprima.com/?p=988</guid>
		<description><![CDATA[Setelah terjadi pembuahan (fertilisasi) antara sel sperma dan sel telur, hasil fertilisasi melakukan pembelahan diri menjadi 2,4,8,16 sel yang dinamakan Morula. Terus berkembang menjadi sel yang lebih kompleks dinamakan Blastula.
Sejak pembelahan awal, morula membelah di ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah terjadi pembuahan (fertilisasi) antara sel sperma dan sel telur, hasil fertilisasi melakukan pembelahan diri menjadi 2,4,8,16 sel yang dinamakan <strong>Morula</strong>. Terus berkembang menjadi sel yang lebih kompleks dinamakan B<strong>lastula</strong>.</p>
<p>Sejak pembelahan awal, morula membelah di sepanjang tuba hingga mencapai rongga rahim. Semua informasi genetik telah terbentuk. Apakah sehat atau cacat, laki-laki atau perempuan telah ditentukan.  Sel tubuh ditentukan dari gabungan antara kromosom ayah dan ibu. Sel-sel berisi semua informasi genetik (DNA) yang diperlukan untuk menjadi seorang anak . Sedangkan jenis kelamin bayi ditentukan oleh kromosom sperma ayah (X atau Y).</p>
<p>Masa ini pembelahan sel calon janin dinamakan <strong>zigot</strong>. Zigot yang membelah bergerak menuju ke rahim sekitar 80 jam setelah ovulasi/masa subur. Proses implantasi dimulai sekitar 3-7 hari setelah pembuahan.</p>
<p>Ketika mencapai rahim, sel telur yang dibuahi akan “menancap” dalam endometrium yang menebal disebut <strong>desidua</strong>. Hal ini lah dimulai proses kehamilan. Terjadi <strong>implantasi</strong>. Sel yang semakin bertumbuh kembang dinamakan <strong>embrio/mudigah </strong>(hingga usia kehamilan 10-112 minggu).<br />
<a href="http://drprima.com/wp-content/uploads/2012/02/implantasi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-990" title="implantasi" src="http://drprima.com/wp-content/uploads/2012/02/implantasi.jpg" alt="implantasi Minggu Ketiga Kehamilan: Pembuahan, Pembelahan   Kehidupan Baru Dimulai" width="259" height="194" /></a></p>
<p>Pada saat terjadi implantasi beberapa wanita mengalami perdarahan ringan /fleks (biasanya pada 7 hari sebelum mens berikutnya atau hari ke 21 pada siklus 28 hari). <strong>Perdarahan implantasi</strong> juga dinamakan <strong>tanda Hartman (Hartman Sign)</strong>. Perdarahan bisa berlangsung 1-2 hari. Biasanya lebih sedikit dibanding darah haid. Jika Anda mengalaminya jangan khawatir karena perdarahan tersebut bisa dijadikan tanda awal terjadinya kehamilan. Perdarahan implantasi terjadi karena bagian dari trofoblas embrio (sinsitiotrofoblas) mulai “menyerang” pembuluh darah di desidua dan “mengambil alih” fungsi pembuluh darah yang nantinya akan berguna bagi tumbuh kembang janin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drprima.com/kehamilan/minggu-ketiga-kehamilan-pembuahan-pembelahan-kehidupan-baru-dimulai.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Minggu Dua Kehamilan: Pembuahan (Fertilisasi)</title>
		<link>http://drprima.com/kehamilan/minggu-dua-kehamilan-pembuahan-fertilisasi.html</link>
		<comments>http://drprima.com/kehamilan/minggu-dua-kehamilan-pembuahan-fertilisasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 10:25:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Prima Progestian, SpOG</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[fertilisasi]]></category>
		<category><![CDATA[hamil]]></category>
		<category><![CDATA[ingin hamil]]></category>
		<category><![CDATA[ovulasi]]></category>
		<category><![CDATA[pembuahan]]></category>
		<category><![CDATA[tanda kehamila]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://drprima.com/?p=981</guid>
		<description><![CDATA[Setiap bulan, sekitar tiga sampai 10 sel telur menerima sinyal hormonal yang mengisyaratkan bahwa mereka direkrut dan mempersiapkan diri untuk proses ovulasi. Pada saat yang sama, rahim membentuk lapisan yang kaya akan darah yang disebut ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap bulan, sekitar tiga sampai 10 sel telur menerima sinyal hormonal yang mengisyaratkan bahwa mereka direkrut dan mempersiapkan diri untuk proses ovulasi. Pada saat yang sama, rahim membentuk lapisan yang kaya akan darah yang disebut endometrium. Endometrium merupakan “bantalan “ yang semakin menebal setelah terjadi pembuahan (fertilisasi) yang nantinya membentuk ruangan untuk tumbuh kembang janin .</p>
<p>Setiap bulan normalnya hanya ada 1 sel telur yang siap dikeluarkan. Tiap bulan hanya 1 indung telur yang aktif. Sel telur tumbuh dan berkembang dalam kantung berisi cairan yang disebut folikel. Sel telur disebut juga ovum, merupakan sel terbesar dalam tubuh manusia, sekitar 1/175th inci atau 1/7th milimeter. Sekitar hari ke-14 sebelum haid berikutnya, salah satu sel telur dilepaskan dan masuk ke saluran telur (tuba fallopi). Hal ini disebut<strong> ovulasi</strong>.</p>
<p><a href="http://drprima.com/wp-content/uploads/2012/02/ovulasi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-982" title="ovulasi" src="http://drprima.com/wp-content/uploads/2012/02/ovulasi.jpg" alt="ovulasi Minggu Dua Kehamilan: Pembuahan (Fertilisasi)" width="298" height="224" /></a></p>
<p>Dalam 36 sampai 48 jam berikutnya, hanya satu dari jutaan sel sperma saat ejakulasi yang masuk ke dalam rahim, terus masuk ke dalam tuba falopi untuk bertemu dengan sel telur, dengan demikian sel telur bisa dibuahi (<strong>fertilisasi</strong>). Hanya satu sperma yang dapat menembus sel telur.</p>
<p>Jika ada 2 sel telur yang matang dan dibuahi 2 sel sperma akan terjadi kembar fraternal (2 individu yang berbeda). Sedangkan kKembar identik terjadi jika sel telur yang telah dibuahi kemudian terbelah dua.</p>
<p>Janin mulai terbentuk dari sel telur yang dibuahi menjadi sel yang membelah diri dan berkembang dengan cepat. Setiap sperma membawa setengah set informasi genetik (kromosom X atau Y yang akan menentukan jenis kelamin bayi Anda). Sel telur membawa setengah set lainnya (kromosom X). Kromosom ini tergabung dan menentukan semua karakteristik fisik seseorang. Tiga puluh jam kemudian embrio terus membelah diri dengan cepat melanjutkan perjalanan dalam saluran telur menuju rahim untuk “bersarang” di dalamnya dalam 7 hari setelah pembuahan.</p>
<p><a href="http://drprima.com/wp-content/uploads/2012/02/ovulasi_fertilisasi.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-983" title="ovulasi_fertilisasi" src="http://drprima.com/wp-content/uploads/2012/02/ovulasi_fertilisasi.jpg" alt="ovulasi fertilisasi Minggu Dua Kehamilan: Pembuahan (Fertilisasi)" width="407" height="271" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drprima.com/kehamilan/minggu-dua-kehamilan-pembuahan-fertilisasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kehamilan Minggu Pertama: Periode terakhir menstruasi Anda</title>
		<link>http://drprima.com/kehamilan/kehamilan-minggu-pertama-periode-terakhir-menstruasi-anda.html</link>
		<comments>http://drprima.com/kehamilan/kehamilan-minggu-pertama-periode-terakhir-menstruasi-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 07:20:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Prima Progestian, SpOG</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[haid]]></category>
		<category><![CDATA[hitung usia kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[tanda kehamilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://drprima.com/?p=974</guid>
		<description><![CDATA[Minggu ini adalah waktu Anda mendapatkan menstruasi terakhir sebelum kehamilan. Hari pertama pendarahan menstruasi (Hari pertama Haid Terakhir =HPHT) dianggap sebagai tanggal mulai kehamilan dan  40 minggu kehamilan dihitung dari tanggal tersebut.
Kehamilan dihitung dalam satuan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu ini adalah waktu Anda mendapatkan menstruasi terakhir sebelum kehamilan. Hari pertama pendarahan menstruasi (Hari pertama Haid Terakhir =HPHT) dianggap sebagai tanggal mulai kehamilan dan  40 minggu kehamilan dihitung dari tanggal tersebut.</p>
<p>Kehamilan dihitung dalam satuan minggu, bukan bulanan. Hal ini disebabkan penggunaan bulan memiliki perbedaan dalam jumlah hari, bisa 28 dan 29 (pada bulan Februari) dan 30 atau 31 pada bulan lainnya. Sehingga memudahkan persepsi dan cara berkomunikasi  yang sama. Kehamilan telah dianggap mencapai usia sempurna pada minggu ke 40 dan bayi yang dilahirkan sebelum minggu ke-38 dianggap prematur. Bayi dianggap lebih bulan apabila lahir setelah usia kehamilan 42 minggu.</p>
<p>Kehamilan berlangsung 266 hari dari saat sel telur dibuahi atau 280 hari sejak haid pertama. Waktu pembuahan biasanya sulit ditentukan secara tepat. Ketika dokter memperkirakan usia kehamilan anda, hari pertama kehamilan dihitung dari hari pertama periode menstruasi terakhir Anda (HPHT), bukan dari hari pembuahan.</p>
<p>Jika Anda memiliki siklus menstruasi rata-rata 28 hari, maka pembuahan terjadi pada sekitar 14 hari sebelum kehamilan dan bukan pada hari pertama kehamilan Anda. Hal ini karena ovulasi biasanya terjadi sekitar 14 hari sebelum dimulainya menstruasi.<br />
Jangka waktu kehamilan 266 hari ditambah 14 hari, yakni  40 minggu. Namun hal ini hanya berlakuk pada kehamilan normal yang rata-rata  antara 38 sampai 42 minggu.</p>
<p>Bulan pertama, kedua, dan ketiga adalah trimester pertama dalam kehamilan anda.</p>
<p>Trimester pertama kehamilan = Minggu ke 1 sampai akhir minggu ke 13.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://drprima.com/wp-content/uploads/2012/01/mens21.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-977" title="haid" src="http://drprima.com/wp-content/uploads/2012/01/mens21.jpg" alt="mens21 Kehamilan Minggu Pertama: Periode terakhir menstruasi Anda" width="350" height="271" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drprima.com/kehamilan/kehamilan-minggu-pertama-periode-terakhir-menstruasi-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Efektifkah obat penyubur (induksi ovulasi) ?</title>
		<link>http://drprima.com/kehamilan/efektifkah-obat-penyubur-induksi-ovulasi.html</link>
		<comments>http://drprima.com/kehamilan/efektifkah-obat-penyubur-induksi-ovulasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 05:08:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Prima Progestian, SpOG</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[cepat hamil]]></category>
		<category><![CDATA[FSH]]></category>
		<category><![CDATA[induksi ovulasi]]></category>
		<category><![CDATA[ingin hamil]]></category>
		<category><![CDATA[LH]]></category>
		<category><![CDATA[obat penyubur]]></category>
		<category><![CDATA[terapi homon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://drprima.com/?p=872</guid>
		<description><![CDATA[Adanya gangguan kesuburan (ovulasi) paling sering karena ada ketidakseimbangan atau kekurangan hormon reproduksi (FSH dan LH) sehingga pertumbuhan dan perkembangan sel telur terganggu. Apabila ada gangguan tersebut maka terapi hormonal dapat diberikan. Salah satu yang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adanya gangguan kesuburan (ovulasi) paling sering karena ada ketidakseimbangan atau kekurangan hormon reproduksi (FSH dan LH) sehingga pertumbuhan dan perkembangan sel telur terganggu. Apabila ada gangguan tersebut maka terapi hormonal dapat diberikan. Salah satu yang diberikan oleh dokter kandungan adalah <strong></strong>yang merupakan preparat antiestrogen yang dapat memicu timbulnya ovulasi dalam 60-80% kasus dan kehamilan dapat terjadi dalam 30-40% setelah 3 kali pemberian.</p>
<p>Telur yang cukup matang berukuran 18-20 mm. Selain itu ketebalan selaput lendir rahim  (endometrium) sangat penting. Kehamilan akan terjadi apabila ketebalan endometrium minmal 8 mm. Apabila telah tercapai ukuran sel telur dan ketebalan endometrium yang cukup maka sering kali untuk membantu pecahnya folikel telur mengeluarkan sel telur diberikan suntikan &#8220;pemecah telur&#8221;  berisi hormon <strong>hCG </strong>yang mirip dengan hormon LH. Dalam 32-40 jam selu telur akan dilepaskan dari indung telur.</p>
<p><a href="http://drprima.com/wp-content/uploads/2011/12/folikel-matang.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-873" title="folikel matang" src="http://drprima.com/wp-content/uploads/2011/12/folikel-matang.jpeg" alt=" Efektifkah obat penyubur (induksi ovulasi) ?" width="180" height="136" /></a></p>
<p>Terapi induksi ovulasi juga bermanfaat pada saat akan dilakukan tindakan inseminasi atau bayi tabung. Tujuannya adalah membuat telur menjadi banyak (<strong>superovulasi</strong>) sehingga meningkatkan peluang terjadinya kehamilan. Pada inseminasi peluang hamil pada telur lebih dari 1 meningkat menjadi 20% jika dibandingkan hanya ada 1 telur (7-8%).</p>
<p>Kegagalan bisa terjadi pada kasus dengan masalah pada indung telur seperti adanya sindroma ovarium polikistik (SOPK) atau pada ovarium yang dalam kondisi <em>poor responder </em>(kurang berespon) bahkan mendekati/masuk masa menopause.</p>
<p>Jika ada masalah hormonal lain (SOPK) maka kelainannya diterapi lebih dahulu. Jika pada kasus <em>poor responder</em> maka induksi ovulasi dapat dilakukan dengan mengkombinasikan obat dengan hormonal lain (biasanya yang disuntikkan bisa berupa FSH, kombinasi FSH-LH atau Gonodotropin releasing hormone) atau meningkatkan dosis hingga tercapai respon. Namun apabila sudah mendekati atau bahkan menopause maka kegagalan membesarkan telur tidak dapat terelekakn lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drprima.com/kehamilan/efektifkah-obat-penyubur-induksi-ovulasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terapi Hormonal (Induksi Ovulasi) Agar Cepat Hamil</title>
		<link>http://drprima.com/kehamilan/terapi-hormonal-induksi-ovulasi-agar-cepat-hamil.html</link>
		<comments>http://drprima.com/kehamilan/terapi-hormonal-induksi-ovulasi-agar-cepat-hamil.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 04:11:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Prima Progestian, SpOG</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[induksi ovulasi]]></category>
		<category><![CDATA[obat penyubur]]></category>
		<category><![CDATA[ovulasi]]></category>
		<category><![CDATA[terapi homon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://drprima.com/?p=863</guid>
		<description><![CDATA[Pemberian terapi untuk membuat pasangan menjadi hamil dengan pemberian obat hormonal. Terapi ini diberikan hanya jika diketahui adanya gangguan pada hormon reproduksinya (FSH dan LH) atau progesteron (adanya defek fase luteal). Bisa berupa kekurangan hormon ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemberian terapi untuk membuat pasangan menjadi hamil dengan pemberian obat hormonal. Terapi ini diberikan hanya jika diketahui adanya gangguan pada hormon reproduksinya (FSH dan LH) atau progesteron (adanya defek fase luteal). Bisa berupa kekurangan hormon atau adanya ketidakseimbangan hormomal. Kepastian adanya gangguan hormonal baik wanita maupun pria diperoleh dari pemeriksaan hormonal darah.</p>
<p>Adanya gangguan pada keseimbangan hormom FSH dan LH akan menimbulkan gangguan ovulasi. Terapi untuk menormalkan hormon FSH dan LH juga dinamakan terapi untuk memicu timbulnya ovulasi/induksi ovulasi. Obat yang sering digunakan adalah obat golongan antiestrogen (klomifen sitrat) untuk memicu keluarnya hormon FSH. Apabila ternyata obat tersebut gagal menghasilkan ovulasi terapi dapat diganti dengan preparat injeksi FSH atau kombinasi FSH dan LH. Apabila masih belum berhasil juga bisa digunakan preparat injeksi <em>Gonadotopin Releasing hormon</em><em>e (GnRH)</em> baik agonis atau antagonis</p>
<p>Apabila terdapat  telur yang matang, dapat diberikan terapi hormon hcg (secara struktur mirip dengan LH) yang dapat membantu “pecahnya” folikel telur.</p>
<p><a href="http://drprima.com/wp-content/uploads/2011/12/ovulasi.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-867" title="ovulasi" src="http://drprima.com/wp-content/uploads/2011/12/ovulasi.jpeg" alt=" Terapi Hormonal (Induksi Ovulasi) Agar Cepat Hamil" width="252" height="200" /></a></p>
<p>Pada kasus dimana setelah ovulasi terjadi gangguan perkembangan korpus luteum maka akan terjadi gangguan pembentukan hormon progesteron sehingga kehamilan yang timbul menjadi sulit dipertahankan. Terapi hormon dilakukan dengan memberikan hormon progesteron dari luar tubuh (progestogen)</p>
<p>Selain itu terapi hormonal bisa juga dilakukan pada pria dengan metode yang mirip pada wanita.</p>
<p><strong><a href="http://braunoralb.net">Braun Oral B</a></strong></p>
<p>Terapi induksi ovulasi untuk program hamil secara alami hanya bisa dilakukan pada pasangan yang tidak bermasalah pada organ reproduksinya. Rahim dan saluran tuba yang normal serta sperma yang normal. Jika ada masalah pada sistem reproduksi pasangan sebaiknya diobati dulu hingga normal.</p>
<p>Jika ada masalah sperma maka induksi ovulasi bisa dilakukan dalam rangka proses inseminasi. Apabila ada masalah kedua tuba tersumbat dan atau sperma yang buruk maka induksi ovulasi dilakukan sebelum proses bayi tabung.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drprima.com/kehamilan/terapi-hormonal-induksi-ovulasi-agar-cepat-hamil.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>8 Tip memelihara hewan saat hamil</title>
		<link>http://drprima.com/kehamilan/8-tip-memelihara-hewan-saat-hamil.html</link>
		<comments>http://drprima.com/kehamilan/8-tip-memelihara-hewan-saat-hamil.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 03:50:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Prima Progestian, SpOG</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[hamil]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[tip]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[toksoplasma]]></category>
		<category><![CDATA[torch]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://drprima.com/?p=849</guid>
		<description><![CDATA[
Best Heart Rate Monitor
Memelihara hewan saat hamil tidak selamanya menimbulkan bahaya penyakit pada ibu hamil. Tidak semua hewan membawa penyakit dalam tubuhnya. Namun kewaspadaan potensi infeksi saat bergaul dengan hewan peliharaan saat hamil tetap ada, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol></ol>
<p><a href="http://bestheartratemonitor-reviews.org">Best Heart Rate Monitor</a><br />
Memelihara hewan saat hamil tidak selamanya menimbulkan bahaya penyakit pada ibu hamil. Tidak semua hewan membawa penyakit dalam tubuhnya. Namun kewaspadaan potensi infeksi saat bergaul dengan hewan peliharaan saat hamil tetap ada, maka sebaiknya ibu hamil memperhatian beberapa tip berikut:</p>
<ol>
<li>Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan.</li>
<li>Mencuci tangan dengan sabun setelah bekerja di kebun, membersihkan kandang atau kotoran hewan peliharaan.</li>
<li>Hindari konsumsi daging setengah matang, daging mentah</li>
<li>Hindari konsumsi sayuran mentah yang tidak dicuci dengan bersih.</li>
<li>Memeriksakan kondisi kekebalan tubuh terhadap infeksi toksoplasma, sebelum menikah ataupun sebelum merencanakan kehamilan.</li>
<li>Jangan biarkan hewan peliharaan duduk di sofa atau bahkan tidur di tempat tidur, karena bulu-bulu yang melekat pada sofa atau tempat tidur besar kemungkinan terdapat bibit penyakit.</li>
<li>Jika tetap ingin memelihara hewan selama hamil jagalah kebersihan hewan peliharaan dan kandangnya serta rajin memeriksakan hewan peliharaan ke dokter hewan.</li>
<li>Sebaiknya pada masa kehamilan BuMil jangan tinggal diwilayah petenakan unggas seperti ayam,bebek dan sejenisnya.</li>
</ol>
<ol></ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drprima.com/kehamilan/8-tip-memelihara-hewan-saat-hamil.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bolehkan ibu hamil memelihara hewan ?</title>
		<link>http://drprima.com/kehamilan/bolehkan-ibu-hamil-memelihara-hewan.html</link>
		<comments>http://drprima.com/kehamilan/bolehkan-ibu-hamil-memelihara-hewan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 03:20:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Prima Progestian, SpOG</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[anjing]]></category>
		<category><![CDATA[burung]]></category>
		<category><![CDATA[hamster]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[ibu hamil]]></category>
		<category><![CDATA[kucing]]></category>
		<category><![CDATA[tikus]]></category>
		<category><![CDATA[toksoplasma]]></category>
		<category><![CDATA[torch]]></category>
		<category><![CDATA[unggas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://drprima.com/?p=845</guid>
		<description><![CDATA[Jika ibu hamil (bumil) memelihara hewan maka perlu diperhatian pola hubungan antara keduanya.Hewan peliharaan berpotensi untuk menularkan penyakit ke bumil. Semakin dekat kontak fisik antara hewan dan manusia semakin besar tertularnya penyakit apabila hewan tersebut ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika ibu hamil (bumil) memelihara hewan maka perlu diperhatian pola hubungan antara keduanya.Hewan peliharaan berpotensi untuk menularkan penyakit ke bumil. Semakin dekat kontak fisik antara hewan dan manusia semakin besar tertularnya penyakit apabila hewan tersebut sakit. Penularan bisa juga secara tidak langsung dari bulu/kotoran hewan yang menempel pada perabotan di rumah dan saat langsung makan tanpa mencuci tangan bisa tertular penyakit.</p>
<p><strong><a href="http://bestinversiontable-reviews.com">Best Inversion Table</a></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Kucing</strong>, umumnya parasit yang ditimbulkan pada kucing adalah Toksoplasma. Siklus hidup parasit ini biasa terdapat pada kotoran kucing yang memang terinfeksi. Tidak semua kucing terinfeksi toksoplasma lho..Apabila kotoran kucing yang mengandung toksoplasma tidak sengaja menempel pada tangan maka dapat menginfeksi ibu hamil. Bisa juga sewaktu berkebun terjadi hal yang sama. Selain itu kotoran kucing yang menepel pada rumput dan tanaman lain dan dimakan oleh hewan dan jika ada infeksi toksoplasma pada daging hewan tersebut parasit bisa berkembang dan nantinya menginfeksi orang yang memakan hewan tersebut.BuMil dapat terinfeksi toksoplasma sepanjang kehamilannya. Semakin dini terinfeksi semakin berat kelainan yang terjadi. Kelainan dapat mengakibatkan keguguran dan kecacatan janin.Apabila sudah terlanjur terinfeksi tokso maka perlu dilakukan pengobatan, yaitu dengan antiobiotika spiramycin sepanjang kehamilannya.</p>
<p><strong>Tikus dan Hamster,</strong> LCMV (Lymphocytic Choriomengingtis Virus) atau Viral Meningingtis adalah virus yang terdapat pada hewan-hewan pengerat seperti tikus dan hamster. Tanda-tanda awal jika terserang virus ini tidak khas, misalnya demam, mual, muntah-muntah,sakit pada otot dan kepala, pembesaran kelenjar-kelenjar tubuh. LCMV ini merupakan satu-satunya virus yang dapat menembus dinding plasenta dalam rahim. Bila janin terinfeksi virus ini biasanya lahir dalam keadaan cacat atau bahkan meninggal. Cara penularan dari virus ini adalah dengan menyentuh air kencing, mata atau mulut hewan yang terinfeksi virus ini. Meskipun demikian BuMil tak perlu khawatir karena satu atau dua ekor hamster didalam rumah tidak akan membahayakan Bumil, karena penyakit ini hanya mengancam pada saat musim hujan dan banjir saja. Olehkarenanya jika buMil terkena virus LCMV ini sebaiknya BuMil segera konsultasikan ke dokter kandungan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Anjing</strong>. Pada hewan anjing<strong> </strong>tidak terlalu membahayakan bagi BuMil, hanya saja kutu yang terdapat pada bulu-bulu anjing ini bisa menimbulkan penyakit kulit. Selain itu jamur juga bisa menginfeksi kulit manusia yang menimbulkan gatal-gatal pada BuMil namun tidak akan berdampak buruk bagi janinnya.  Selain itu anjing juga bisa membawa rabies,langkah yang harus dilakukan jika tetap ingin memeliharanya adalah dengan menyuntik vaksin rabies pada anjing tersebut.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Unggas</strong>, hewan yang termasuk pada jenis golongan ini adalah ayam dan Bebek. pada jenis hewan ini juga berpotensi membahayakan bagi BuMil terutama jika terjangkit flu burung.Sebaiknya semua unggas peliharaan mendapatkan vaksin flu burung.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drprima.com/kehamilan/bolehkan-ibu-hamil-memelihara-hewan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The secrets of improving clitoral sensation and sensitivity</title>
		<link>http://drprima.com/ginekologi-estetik/the-secrets-of-improving-clitoral-sensation-and-sensitivity.html</link>
		<comments>http://drprima.com/ginekologi-estetik/the-secrets-of-improving-clitoral-sensation-and-sensitivity.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 08:59:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Prima Progestian, SpOG</dc:creator>
				<category><![CDATA[ginekologi estetik]]></category>
		<category><![CDATA[clitoral hood reduction]]></category>
		<category><![CDATA[clitoral hood resection]]></category>
		<category><![CDATA[clitoris]]></category>
		<category><![CDATA[sexual intercourse]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://drprima.com/?p=840</guid>
		<description><![CDATA[Clitoris in woman is an organ that has high sensitivity and sexuality stimulus. In the constant stimulus, it can cause very wonderful enjoyment (clitoral orgasm). But sometimes women do not feel or feel less sensitivity ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Clitoris in woman is an organ that has high sensitivity and sexuality stimulus. In the constant stimulus, it can cause very wonderful enjoyment (clitoral orgasm). But sometimes women do not feel or feel less sensitivity of clitoris. This case can be caused by the excessive cover tissues (foreskins) from clitoris. The causes are congenital, unopened clitoral foreskin, overweight or aging factors.</p>
<p><a href="http://drprima.com/wp-content/uploads/2011/12/clitoris.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-842" title="clitoris" src="http://drprima.com/wp-content/uploads/2011/12/clitoris.jpg" alt="clitoris The secrets of improving clitoral sensation and sensitivity " width="166" height="156" /></a></p>
<p><strong>Is circumcision </strong><strong>done </strong><strong>in wom</strong><strong>a</strong><strong><a href="http://bestportabledishwasherreviews.com">Portable Dishwasher</a></strong></p>
<p>According to <strong>dr Prima Progestian, SpOG</strong> from <strong>Brawijaya Women and Children Hospital</strong> <strong>in Jakarta</strong> which is located in South Jakarta, one of methods that can be done to recover clitoral sensation and sensitivity is performing <em>clitoral hood reduction</em> surgery or also known as <em>clitoral hoodectomy.</em> This action is like circumcision action in men. But, <em>clitoral hoodectomy</em> is not the same as circumcision in woman. World Health Organization (WHO) does not recommend circumcision done in women, let alone by cutting all clitoral and labia areas as executed in North Africa. In Indonesia, circumcision action in female infants is executed by puncturing clitoral by needle, so it cause painful and can cause bleeding and infection. This case is less appropriate action because the purpose of opening foreskin cannot be fulfilled only by puncturing by needle and only hurting your infants!</p>
<p>Basically, woman clitoris foreskin is different with penis foreskin in man. Woman foreskin does not cover totally clitoral. The function is as a protector barrier from clitoral, so it does not need to remove. But for 50 to 60% of women, sometimes there are excessive tissues covering clitoris. The excessive is not located in primary foreskin but in secondary foreskin on the top and side of it (lateral), it begins from the parts of clitoral apex to labia minora. The excessive tissues will disturb sensation and sensitivity in sexual stimulus. For overcoming it, it needs to perform clitoral hood reduction so it will seem better cosmetically and also increase stimulus access in the clitoral. In intimate organ cosmetic surgery, often <em>clitoral hood reduction </em><em>action is executed with </em>Labiaplasty or Vaginoplasty for increasing woman sexuality responses. <em>Clitoral hoodectomy</em> is an operation that can be done in <em>one day care</em>. Patient can go home in the same day after surgery action. The surgical time ranges for a half to two hours, it depends whether combined by other surgery. Patient can conduct light activities after surgery. Sexual relationship can be conducted after 6 weeks of afterwards.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drprima.com/ginekologi-estetik/the-secrets-of-improving-clitoral-sensation-and-sensitivity.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Overcome painful during sexual relationship by Labiaplasty</title>
		<link>http://drprima.com/ginekologi-estetik/overcome-painful-during-sexual-relationship-by-labiaplasty.html</link>
		<comments>http://drprima.com/ginekologi-estetik/overcome-painful-during-sexual-relationship-by-labiaplasty.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 06:14:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Prima Progestian, SpOG</dc:creator>
				<category><![CDATA[ginekologi estetik]]></category>
		<category><![CDATA[Labia minora]]></category>
		<category><![CDATA[labiaplasty]]></category>
		<category><![CDATA[sexual intercourse]]></category>
		<category><![CDATA[sexual pain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://drprima.com/?p=834</guid>
		<description><![CDATA[Do you ever feel painful at intimate organs when using underwear or during sexual relationship? Please try to watch your labia minora; does it become the cause of complaint?
Labia minora or also known as inner ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Do you ever feel painful at intimate organs when using underwear or during sexual relationship? Please try to watch your labia minora; does it become the cause of complaint?</p>
<p>Labia minora or also known as inner lips is part of vulva which two flaps of skin on either side of the human vaginal opening, situated between the <a title="Labia majora" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Labia_majora"></a>labia mayora (outer labia, or outer lips). Inner lips vary widely in size, colour, and shape from woman to woman.. Normally, labia minora is covered by the bigger genital labia in the outer part (labia mayora). In the some condition, labia minora can have a bigger measure and stands out through labia mayora (labial hypertophy). Hypertrophy can be caused from congenital, excessive genital stimulus influences such as masturbation, accepted after pregnancy and maternity, overweight or because of aging process. Hypertrophy can happen symmetrically in right and left labia or only stand out in one side.</p>
<p>Labia minora hypertrophy can cause painful or uncomfortability when using underwear or tight clothes, doing activities such as sports, it seems to stand out when using swimsuit, fitness, even painful when conducting intimate relationship. Besides that, frequently women do not feel self-confidence with less perfect intimate organ performances.</p>
<p>“If it already made physical and emotional complaints because of labia minora hypertrophy, so it is suitable for doing reconstruction surgery to reshape the labia minora known as Labiaplasty surgery,“ according to <strong><a href="http://bestphotoscanner.net">Best Photo Scanner</a></strong> from <strong>Brawijaya Women and Children Hospital in Jakarta</strong>. Labiaplasty operation should be done in adult women. If the hypertrophy is found in childhood, it should wait until 18 years old because genital organ is still in growth process.</p>
<p>Labiaplasty not only can minimize labia in genitalia but also shape again and make labia appereance become more natural. So, labia minora becomes not to stand out and cover vagina better. Finally, physical complaints that are felt pass and recover comfort ability and self-confidence.</p>
<p>Surgery is executed through local, regional or general anesthesia if wanted. The surgery time can take place from one to two hour depend on the difficulties found. Patient can go home in the same day. After surgery, patient can do light activities as soon as possible. But, sexual relationship can be done again after six weeks. When performing labiaplasty, sometimes also include other surgeries such as vaginoplasty or reducing excessive clitoral foreskin (clitoral hood reduction) that sometimes disturbs sensation and sexual enjoyment.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://drprima.com/wp-content/uploads/2011/12/labiaplasty_pic1.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-836" title="labiaplasty_pic" src="http://drprima.com/wp-content/uploads/2011/12/labiaplasty_pic1.png" alt="labiaplasty pic1 Overcome painful during sexual relationship by Labiaplasty" width="594" height="216" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drprima.com/ginekologi-estetik/overcome-painful-during-sexual-relationship-by-labiaplasty.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Vaginoplasty: Vaginal dan Feminity Rejuvenation</title>
		<link>http://drprima.com/ginekologi-estetik/vaginoplasty-vaginal-dan-feminity-rejuvenation.html</link>
		<comments>http://drprima.com/ginekologi-estetik/vaginoplasty-vaginal-dan-feminity-rejuvenation.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 10:14:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Prima Progestian, SpOG</dc:creator>
				<category><![CDATA[ginekologi estetik]]></category>
		<category><![CDATA[sex]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>
		<category><![CDATA[vaginal rejuvenation]]></category>
		<category><![CDATA[vaginoplasti]]></category>
		<category><![CDATA[vaginoplasty]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://drprima.com/?p=829</guid>
		<description><![CDATA[Maternity, aging processes and genetic factors frequently cause vaginal function disorders. During the process of maternity, when baby comes out through the birth canal, muscles, fascia and ligaments undergo rip and become weak and loose. ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maternity, aging processes and genetic factors frequently cause vaginal function disorders. During the process of maternity, when baby comes out through the birth canal, muscles, fascia and ligaments undergo rip and become weak and loose. Perineum and pelvic bottom muscles that follow to support vagina also can undergo the same cases. But, factually, the weaknesses of vagina and pelvic muscles can also be undergone by women that have not given birth. The causes are: the weak muscle support tissues (genetic), prolonged cough, and the increased abdominal cavity pressure like heavy lifting, or overweight. Vaginal diameter becomes greater, lost jaws power and control in vaginal muscle contraction. Finally, it causes lost sensation and sexual enjoyment. In this phase, vagina does not function optimally.</p>
<p>This problem can cause disorders in self-confidence, satisfaction in intimate relationship and affect sexual life in household. The effective way to recover, it is taking vaginal rejuvenation that also known as <em><strong><a href="http://carstereoreviews.org">Car Stereo Reviews</a></strong></em><strong>. </strong><em>Vaginoplasty</em> is a reconstruction surgery of the vagina for having normal vagina again. Vaginoplasty surgery aims to shape and tighten vaginal muscles, perineum and vaginal buttress, so vagina returns to the shape and function condition of “pre-pregnancy”. Even v<em>aginoplasty</em> is recommended to women who has “drop” of abdominal organs like bladder (cystocele), urethra (ureterocele), and rectum (enterocele). It is also beneficial in incontinence complaints in which patients cannot control urine or faeces spontaneously. The reconstruction process of vaginal shape and also perineum and pelvic bottom muscles can cause increased arousal and sexual satisfaction for women (and also men)!</p>
<p><strong>How<em> </em></strong><em><strong>vaginoplasty done</strong></em><strong><em>?</em></strong></p>
<p><strong>Dr. Prima Progestian, SpOG</strong> from <strong>Brawijaya Women and Children Hospital in Jakarta</strong> explains that vaginoplasty surgery can be done in Indonesia. The patient does not need to go abroad. Vaginoplasty is executed by disposing excessive tissues, tightening support tissues and vaginal buttress muscles, perineum and pelvic bottom. This operation will make vagina becomes tight again. The Surgery is performed by using either sacral block, general anesthesia, but also in the non-severe case, local anesthesia. The surgery takes place in one to two hours and the principle one, patient can go home in the same day. After the surgery, patient does not need bed rest; she can walk and do light activities. Sometimes, patient complaints there is mild bleeding or painful because of swelling in the surgical area. But, usually it will pass in the next one or two days. During the process of recovery, patient is not allowed to have intimate relationship, douching and using tampon for 6 weeks after surgery.</p>
<p><a href="http://drprima.com/wp-content/uploads/2011/12/vagino_beforeafter.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-830" title="vaginoplasty_drprima" src="http://drprima.com/wp-content/uploads/2011/12/vagino_beforeafter.jpg" alt="vagino beforeafter Vaginoplasty: Vaginal dan Feminity Rejuvenation" width="480" height="180" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drprima.com/ginekologi-estetik/vaginoplasty-vaginal-dan-feminity-rejuvenation.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Served from: drprima.com @ 2012-02-08 15:45:19 -->
